Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sukses Tekan Inflasi, Gumas Diguyur Penghargaan dari Kemendagri

Arham Said • Jumat, 8 Mei 2026 | 20:28 WIB
PENGHARGAAN : Bupati Gumas Jaya Samaya Monong saat menerima penghargaan yang diserahkan Mendagri Muhammad Tito Karnavian, di Balikpapan, Selasa (5/5/2026). FOTO : PROTOKOL GUMAS/RADAR SAMPIT
PENGHARGAAN : Bupati Gumas Jaya Samaya Monong saat menerima penghargaan yang diserahkan Mendagri Muhammad Tito Karnavian, di Balikpapan, Selasa (5/5/2026). FOTO : PROTOKOL GUMAS/RADAR SAMPIT

 

KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) meraih penghargaan daerah berprestasi kategori pengendalian inflasi apresiasi pemerintah daerah berprestasi tahun 2026 regional Kalimantan, dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI).

"Penghargaan itu diberikan atas keberhasilan dan konsintensi Pemkab Gumas dalam pengendalian inflasi di regional Kalimantan," ucap Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga: 13,37 Gram Sabu Dimusnahkan, Polisi Palangka Raya Gunakan Blender dan Cairan Toilet

Dia menyampaikan, Pemkab Gumas meraih terbaik kedua pengendalian inflasi di regional Kalimantan. Atas capaian tersebut, Pemkab Gumas memperoleh insentif senilai Rp2 miliar dari pemerintah pusat. Itu sebagai bentuk penghargaan atas capaian kinerja pengendalian inflasi.

"Syukur puji Tuhan, terima kasih atas penghargaan yang diberikan serta dukungan semua pihak, Tuhan memberkati," ujarnya.

Baca Juga: Seruyan Siapkan Lansia Tangguh, Mandiri dan Produktif Lewat Sekolah Khusus

Terpisah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Gumas Yantrio Aulia mengatakan, keberhasilan itu tidak lepas dari konsistensi tim pengendalian inflasi daerah (TPID) dalam menjalankan enam langkah konkret pengendalian inflasi yang ditetapkan oleh Kemendagri.

Enam langkah tersebut meliputi sidak pasar dan pemantauan indeks perubahan harga, pelaksanaan pasar murah dan gerakan pangan murah, pelaporan rutin terhadap perkembangan harga ke pemerintah pusat, memastikan kelancaran jalur logistik, hingga pembagian bibit tanaman kepada masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah.

Baca Juga: Masduki Dorong ASN Sukamara Kerja Cepat dan Tulus Melayani

"Langkah itu dilakukan secara berkelanjutan sejak tahun 2024 hingga 2026 melalui koordinasi dengan berbagai pihak, seperti Bulog, TNI, Polri, pemerintah provinsi dan pemangku kepentingan terkait," ujarnya.

Dia menambahkan, tantangan pengendalian inflasi ke depan diperkirakan akan semakin berat, terutama akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berdampak pada biaya distribusi barang.

Baca Juga: Usulan Jam Malam Pelajar Disambut Positif, Kenakalan Remaja di Gumas jadi Sorotan

"Kenaikan biaya transportasi pasti mempengaruhi harga kebutuhan pokok. Untuk itu, pemkab akan terus berupaya agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga," tandasnya. (arm/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#Gunung Mas #kemendagri #penghargaan #inflasi