Lantunan ayat suci Alquran terdengar menggema di aula rumah jabatan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (7/3). Di bawah deretan payung berhias bunga hidup (bunga rampai), anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) duduk melingkar. Masing-masing memegang mushaf Alquran sambil menyimak dan melantunkannya.
-------------------------------------
Kegiatan tersebut merupakan Khotmil Quran (membaca keseluruhan 30 juz) yang rutin digelar, terutama dalam Bulan Ramadan. Sesekali suara takbir terdengar mengalun di sela-sela bacaan.
Di tengah lingkaran para peserta, sebuah balai kecil tampak berdiri rapi. Hiasannya sederhana namun menarik , kertas warna-warni yang dililit di batang lidi, ketan kuning, telur, serta bendera uang yang menggantung indah.
Dalam khotmil Quran tersebut, para peserta bersama-sama membaca surah pendek mulai dari Surah Ad-Dhuha hingga An-Nas yang berjumlah 22 surah. Setiap selesai membaca satu surah, para peserta melantunkan takbir bersama. Setelah bacaan terakhir Surah An-Nas, rangkaian dilanjutkan dengan membaca ayat penutup Alquran.
Kemudian dilanjutkan dengan membaca Surah Al-Fatihah, lima ayat pertama Surah Al-Baqarah, serta doa khataman Alquran.
Ramadan tahun ini, kegiatan Khotmil Quran mengangkat tema “Puasaku Totalitas, Ramadhanku Berkualitas, Tadarus Al-Quranku Tuntas.”
Ketua DWP Kotim Pariati Umar Kaderi mengatakan, tema tersebut menjadi pengingat sekaligus komitmen spiritual bagi seluruh anggota.
“Puasaku totalitas mengandung makna bahwa kita menjalankan ibadah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga hati, lisan, dan perbuatan. Puasa menjadi latihan pengendalian diri sekaligus upaya meningkatkan ketakwaan,” ujarnya.
Pihaknya juga ingin menjadikan Ramadan sebagai waktu untuk memperbanyak amal kebaikan. Menurutnya, kualitas ibadah selama bulan suci menjadi hal yang utama. “Ramadanku berkualitas mengingatkan kita agar setiap detik di bulan suci ini diisi dengan amal saleh, memperbanyak ibadah, sedekah, silaturahmi, dan kepedulian sosial,”imbuh Pariati.
Sebagai anggota DWP, lanjutnya, para perempuan juga memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang religius dan harmonis sebagai pondasi masyarakat yang kuat. Sehingga semangat 'Tadarus Al-Qur’anku Tuntas” diharapkan tidak hanya berhenti pada membaca, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
“Khotmil quran ini menjadi simbol kesungguhan dan kecintaan kita terhadap kitab suci sebagai pedoman hidup. Semoga ukhuwah Islamiyah di lingkungan DWP Kotim semakin erat,” tukas Pariati.
Ia berharap setiap huruf yang dilantunkan dalam kegiatan tersebut menjadi pahala berlipat di sisi Allah SWT. “Semoga Ramadan 1447 Hijriah ini menjadi momentum bagi kita untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih bertakwa,” tambahnya.
Kegiatan itu, juga t dihadiri Wakil Bupati Kotim Irawati, penasihat DWP Kotim Khairiah Halikinnor, serta perwakilan DWP dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kotim.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kotim Irawati juga ikut mengikuti tadarus Alquran bersama para peserta. Ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Alquran sebagai pegangan hidup.
“Alquran adalah pedoman kita. Jangan sampai kita tinggalkan. Paling tidak setiap hari kita membaca satu lembar. Tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.
Ia berharap setiap amal ibadah yang dilakukan selama Ramadan mendapat keberkahan dari Allah SWT. “Mudah-mudahan apa yang kita lakukan menjadi ibadah. Semoga Allah menerima amal ibadah kita, memberikan kesehatan, keberkahan umur, rezeki, dan kebahagiaan bagi keluarga kita,” pungkas Irawati.(*/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama