Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hobi Makanan Manis? Waspadai Sugar Crash yang Merusak Mood

Usay Nor Rahmad • Jumat, 18 Juli 2025 | 07:04 WIB
Ilustrasi perubahan mood karena makanan dan minuman manis (Dibuat dengan akal imitasi)
Ilustrasi perubahan mood karena makanan dan minuman manis (Dibuat dengan akal imitasi)

Radarsampit.jawapos.com – Menyantap makanan manis memang menyenangkan. Mulai dari es krim, kue, permen, hingga minuman boba, semuanya memberi sensasi bahagia instan.

Tapi hati-hati, di balik rasa manis itu, ada efek mengejutkan yang bisa merusak suasana hati. Fenomena ini dikenal dengan istilah sugar crash.

Saat tubuh mengonsumsi gula dalam jumlah besar, kadar glukosa darah melonjak drastis.

Sayangnya, lonjakan ini diikuti oleh penurunan tajam yang justru bikin tubuh lemas, otak lamban, dan emosi tidak stabil.

“Orang sering merasa senang dan berenergi setelah makan manis. Tapi efeknya hanya sebentar. Setelah itu, tubuh masuk fase crash di mana suasana hati bisa anjlok, mudah marah, bahkan merasa sedih tanpa sebab,” kata pakar nutrisi seperti dikutip dari Experience Life.

Efek Gula Bukan Sekadar Masalah Fisik

Gula bukan cuma berdampak pada berat badan atau kadar gula darah, tapi juga berpengaruh besar pada kondisi emosional dan mental.

Konsumsi gula berlebih bisa memicu reaksi kimia di otak yang memengaruhi produksi hormon seperti dopamin dan serotonin dua zat yang berkaitan erat dengan rasa bahagia.

“Awalnya memang bikin senang, tapi jika dikonsumsi terus-menerus, tubuh justru jadi lebih sensitif terhadap stres dan mudah mengalami kecemasan,” jelasnya.

Penelitian juga mengungkap bahwa orang yang mengonsumsi banyak gula berisiko lebih tinggi mengalami gangguan mood, termasuk depresi.

Gula Bikin Ketagihan Emosional

Banyak orang tidak sadar bahwa mereka mulai bergantung pada makanan manis untuk mengatasi stres atau suasana hati yang buruk. Ini membuat gula menjadi semacam comfort food yang justru menjerumuskan.

“Setiap stres sedikit, larinya ke camilan manis. Lama-lama, tanpa sadar itu jadi pola. Padahal yang dibutuhkan tubuh bukan gula, tapi cara sehat untuk menenangkan diri,” ujarnya.

Cegah Sugar Crash, Ini Tipsnya

Agar tidak terjebak dalam siklus sugar crash, berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan:
- Batasi konsumsi gula tambahan seperti dalam minuman kemasan, roti manis, atau sereal instan
- Pilih makanan tinggi protein dan serat untuk menjaga kestabilan gula darah
- Minum air putih cukup, karena dehidrasi bisa memperparah kelelahan setelah konsumsi gula
- Tidur cukup dan kelola stres secara sehat, misalnya dengan olahraga ringan atau meditasi

Kebiasaan makan manis boleh saja, asal tidak berlebihan. Ingat, sugar crash bisa berdampak pada mood, energi, bahkan kesehatan mental secara keseluruhan.

Jadi, kalau Anda sering merasa murung, gampang lelah, atau sensitif setelah ngemil manis, bisa jadi tubuh Anda sedang protes.

Bijaklah dalam memilih camilan. Jangan sampai rasa manis sesaat justru membuat hari-hari Anda terasa pahit. (*)

Editor : Slamet Harmoko
#makanan manis #merusak mood #Kelebihan Gula #gula