Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pemimpin Terpilih Pilkada 2024 Diminta Hindari Kegiatan Seremonial, Fokus Tingkatkan Perekonomian Daerah

Gunawan. • Sabtu, 21 Desember 2024 | 18:18 WIB
Ilustrasi Pilkada 2024/Radar Tuban
Ilustrasi Pilkada 2024/Radar Tuban

Radarsampit.jawapos.com – Pemilihan kepala daerah serentak (Pilkada) 2024 membawa harapan besar bagi masyarakat Indonesia, terutama dalam mempercepat pemulihan ekonomi daerah.

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya fokus kepala daerah terpilih pada kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat, alih-alih kegiatan seremonial yang berpotensi membebani anggaran.

Presiden Prabowo menegaskan perlunya mengurangi aktivitas yang tidak esensial, seperti seminar atau rapat yang tidak mendesak, serta perjalanan dinas luar negeri yang memakan biaya besar.

Ia berharap, dengan efisiensi anggaran, lebih banyak dana dapat dialokasikan untuk infrastruktur yang benar-benar mendukung kesejahteraan masyarakat, seperti pembangunan bendungan, irigasi, jalan, dan fasilitas pendidikan.

Langkah ini diharapkan mempercepat pemulihan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan kebijakan ini memerlukan komitmen bersama dari seluruh elemen pemerintahan, baik pusat maupun daerah.

Kerja sama yang solid antarinstansi pemerintah menjadi kunci agar kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Pemimpin daerah diharapkan mampu mengidentifikasi prioritas kebutuhan masyarakat dengan visi yang jelas.

Pengembangan ekonomi daerah harus dilakukan melalui pendekatan inovatif yang berbasis pada kebutuhan lokal.

Pemimpin daerah perlu memaksimalkan potensi ekonomi setempat, menarik investasi, dan menciptakan lapangan kerja baru untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Komitmen dan kerja keras menjadi faktor penting dalam merealisasikan pemulihan ekonomi sebagai prioritas utama.

Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta Kamdani, menyoroti pentingnya kepemimpinan yang kuat di Jakarta sebagai faktor penentu daya saing ekonomi nasional.

Dengan kontribusi sekitar 17% terhadap PDB Indonesia, Jakarta memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional.

Shinta berharap pemimpin Jakarta yang baru dapat fokus pada masalah mendesak seperti kemacetan, tingginya biaya logistik, dan penyediaan fasilitas pendukung untuk pelaku usaha, khususnya UMKM.

Ia juga menekankan perlunya pengembangan transportasi publik, kawasan industri, dan kebijakan yang mendorong investasi, sehingga Jakarta dapat memperkuat posisinya sebagai pusat bisnis regional dan global.

Selain pembangunan fisik, Shinta menyoroti pentingnya peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dengan kualitas hidup yang lebih baik, Jakarta diharapkan menjadi kota yang kompetitif, nyaman, dan inklusif.

Dari sudut pandang akademis, Suyitno, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Lamongan, mengingatkan bahwa Pilkada 2024 bukan hanya soal pergantian kepemimpinan, tetapi juga kesempatan untuk merancang kebijakan ekonomi yang tangguh.

Dalam konteks saat ini, Indonesia menghadapi tantangan seperti inflasi tinggi, ketidakstabilan harga, dan kesenjangan antara daerah maju dan tertinggal.

Suyitno menekankan pentingnya kebijakan yang mendukung sektor UMKM, karena sektor ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Dengan memberikan kemudahan akses pembiayaan, pemasaran, dan pelatihan, UMKM dapat berkembang lebih pesat.

Selain itu, pemimpin daerah diharapkan memperkuat sektor lain seperti pertanian, pariwisata, dan industri kreatif untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja.

Ia juga menekankan pentingnya kebijakan ekonomi yang inklusif, yang melibatkan berbagai sektor dan mencakup semua lapisan masyarakat.

Daerah yang memiliki potensi unik, baik dari sisi alam maupun budaya, perlu memanfaatkannya untuk meningkatkan daya saing dan menarik investasi.

Suyitno berharap Pilkada 2024 dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin yang mampu mengatasi ketimpangan ekonomi, mempercepat pemulihan, dan menciptakan kebijakan berkelanjutan yang berdampak jangka panjang pada masyarakat.

Secara keseluruhan, Pilkada 2024 diharapkan melahirkan pemimpin-pemimpin dengan visi yang fokus pada pembangunan ekonomi daerah, bukan hanya agenda politik atau seremonial.

Dengan pemimpin yang mampu menciptakan lapangan kerja, membangun infrastruktur yang merata, serta memaksimalkan potensi lokal, Indonesia diyakini akan semakin kokoh dan kompetitif di tingkat global. (*)

Editor : Gunawan.
#pilkada 2024 #pemulihan ekonomi #pemimpin