JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah menegaskan penguatan ketahanan sosial lewat Gerakan Nasional Anti Narkoba (GANNAS) sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas generasi muda demi tercapainya visi Indonesia Emas 2045.
Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian audiensi dan kegiatan pencegahan yang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), parlemen, dan organisasi masyarakat sipil.
Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menekankan, ancaman narkoba berpotensi menghambat pencapaian target pembangunan manusia jangka panjang, sehingga penanganan harus diprioritaskan.
”Narkoba bukan persoalan sepele karena tugas kita besar jadi perkuat kerja sama lintas sektor,” ujar Suyudi saat menerima pengurus GANNAS.
Dia juga menekankan pentingnya langkah pencegahan di samping tindakan penegakan hukum.
”Mencegah jauh lebih mulia dibanding menunggu kejahatan terjadi,” tambahnya.
BNN juga mengingatkan munculnya zat-zat baru berbahaya (New Psychoactive Substances/NPS) yang kini kerap disamarkan dalam bentuk makanan, permen, minuman, atau rokok elektrik, sehingga risiko penyalahgunaan semakin kompleks dan membutuhkan strategi penanggulangan yang adaptif.
Pernyataan tentang NPS ini sejalan dengan peringatan dari pejabat BNN dalam beberapa laporan terbaru.
Organisasi masyarakat sipil GANNAS yang telah bergerak selama sekitar 18 tahun menyatakan siap menjadi mitra pemerintah untuk memperkuat program pencegahan, edukasi, dan layanan pengaduan atau rujukan bagi pecandu.
”Kami terus menyosialisasikan pencegahan dan membuka jalur bantuan bagi mereka yang terjerat,” kata I Komang Koheri, Ketua Dewan Pengawas GANNAS.
Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan, persoalan narkoba bukan sekadar masalah hukum, melainkan ancaman nyata bagi masa depan generasi bangsa.
”Jika generasi muda terjerat narkoba maka peluang masa depan bangsa akan tergerus,” ujar Puan saat menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti serta kampanye anti-narkoba, seraya mendorong penguatan edukasi dan ruang produktif bagi anak muda.
Melalui sinergi BNN, GANNAS, DPR, dan berbagai elemen masyarakat pemerintahan berharap gerakan ini dapat memperkuat moral dan ketahanan sosial, sehingga generasi muda memiliki lingkungan yang lebih aman dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba. (*/ign)
Editor : Gunawan.