KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gumas menggelar bazar olahan karya anak daerah.
"Kami mengapresiasi dan akan selalu mendukung kegiatan seperti ini, karena menjadi ruang untuk melestarikan dan mempromosikan produk lokal unggulan masyarakat," ucap Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, Rabu (10/9).
Dia menegaskan, kegiatan bazar itu merupakan upaya nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki potensi dalam bidang seni, kerajinan dan kuliner.
"Inilah bentuk nyata kecintaan terhadap karya lokal. Untuk itu, bazar seperti ini harus rutin dilaksanakan," tegas Jaya.
Baca Juga: Ratusan Warga Kumpul di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Ternyata Ada yang Gratis-Gratis
Ketua Dekranasda Kabupaten Gumas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong mengakui, bazar menampilkan berbagai produk unggulan khas daerah, berupa makanan tradisional, manik-manik, anyaman rotan berupa tas dan dompet, kain batik benang bintik, hingga produk olahan pangan lokal dan kerajinan tangan lainnya.
"Bazar ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang jual beli, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan dan mempromosikan karya anak daerah kepada masyarakat luas," jelasnya.
Dia menuturkan, dekranasda akan selalu berperan aktif, siap menghadapi berbagai tantangan, dan berkomitmen untuk terus mengembangkan produk unggulan khas daerah.
"Di bazar itu, kami tidak hanya menjual, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya dan kreativitas anak-anak dari Kabupaten Gumas," tuturnya.
Melalui bazar tersebut, diharapkan akan dapat meningkatkan apresiasi dari masyarakat terhadap produk lokal, mendorong semangat untuk berwirausaha, serta menumbuhkan kecintaan para generasi muda terhadap kearifan lokal Gumas. (arm/yit)