Dari Americano hingga Matcha, Ngopi Kini Jadi Gaya Hidup Warga Sampit

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Secangkir kopi kini tak lagi sekadar pelepas kantuk. Di Kota Sampit, budaya ngopi telah menjelma menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.
Menjamurnya coffee shop di berbagai sudut kota menjadi bukti bahwa tren menikmati kopi dan minuman kekinian terus berkembang dan digemari berbagai kalangan.
Berdasarkan pantauan Radar Sampit, hampir setiap hari sejumlah kedai kopi dipadati pengunjung. Tak hanya menjadi tempat menikmati minuman, coffee shop kini juga berfungsi sebagai ruang berkumpul, berdiskusi, bekerja, hingga sekadar menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.
Menariknya, budaya ngopi yang dulu identik dengan kaum pria kini telah merambah semua kalangan. Anak muda, pekerja kantoran, hingga kaum perempuan menjadikan coffee shop sebagai destinasi favorit untuk bersantai.
Salah satunya April, warga Sampit yang mengaku rutin mengunjungi coffee shop. Perempuan muda itu lebih menyukai minuman bercita rasa manis dengan sentuhan kopi yang tidak terlalu kuat.
"Saya paling suka palm sugar karena rasanya pas dan tidak terlalu pahit," ujarnya.
Berbeda dengan April, Hendra memiliki selera yang lebih unik. Ia memilih pistachio latte sebagai minuman favorit karena perpaduan rasa kopi dan kacang pistachio yang menurutnya memberikan sensasi berbeda.
"Kalau saya lebih suka pistachio latte. Rasanya beda dan cocok diminum saat santai," katanya.
Sementara itu, Vina lebih menyukai karakter kopi yang kuat dan sederhana. Baginya, americano menjadi pilihan utama karena menghadirkan cita rasa kopi yang lebih murni.
"Americano jadi pilihan karena rasanya lebih original dan bikin lebih segar," tuturnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




