Bupati Kotim Minta RT/RW Data Warga Miskin, Lansia Telantar hingga Anak Putus Sekolah


SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta lurah, kepala desa, serta ketua RT dan RW aktif memantau kondisi warga di lingkungannya.
Langkah ini untuk memastikan warga miskin, lansia telantar, anak putus sekolah, hingga masyarakat yang membutuhkan pengobatan mendapat bantuan.
Halikinnor mengatakan, perangkat lingkungan merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi masyarakat. Karena itu, laporan dari RT/RW sangat penting agar pemerintah dapat menjangkau warga yang membutuhkan pertolongan, tetapi belum terdata.
Dia mencontohkan seorang lansia berusia 78 tahun yang tinggal seorang diri di Jalan Metro TV, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Perempuan tersebut dalam kondisi sakit dan tidak memiliki keluarga di Sampit sehingga membutuhkan perhatian.
“Jangan sampai ada warga kita karena kesulitan ekonomi sampai, mohon maaf, tidak makan. Kita kenyang, tetangga kita lapar, itu kita kena dosa,” tegasnya.
Halikinnor mengakui, pemerintah tidak mungkin mengetahui seluruh kondisi masyarakat tanpa informasi dari lingkungan sekitar.
Dia juga meminta masyarakat dan insan pers segera melaporkan jika menemukan warga yang membutuhkan bantuan.
Pemkab Kotim, lanjutnya, telah menganggarkan biaya pengobatan bagi warga setempat. Selain itu, pendidikan hingga tingkat sekolah menengah pertama (SMP) juga digratiskan sesuai ketentuan program yang berlaku.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




