Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dishub Kotim Minta Anggaran Rp1,2 Miliar untuk Benahi Dermaga Selamat Datang Sampit

M
Penulis: M. Akbar❯
Dermaga Selamat Datang Sampit di Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotim.  (Istimewa)
Dermaga Selamat Datang Sampit di Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotim. (Istimewa)

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengusulkan anggaran sebesar Rp1,2 miliar pada 2027 untuk merehabilitasi Dermaga Selamat Datang Sampit di Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau.

Perbaikan tersebut diusulkan karena kondisi dermaga mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian lantai kayu ulin yang mulai berlubang dan membahayakan pengguna.

Kepala Dishub Kotim Raihansyah mengatakan, rehabilitasi tersebut direncanakan mencakup perbaikan lantai dermaga, gazebo, hingga papan nama Selamat Datang Sampit.

Advertisement

Usulan anggaran itu diharapkan dapat mengembalikan fungsi dermaga sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakannya.

“Dermaga ini merupakan akses penyeberangan masyarakat di Kecamatan Seranau. Selain sebagai fasilitas transportasi, lokasinya juga menjadi salah satu etalase Kabupaten Kotim,” ujarnya, Selasa (27/10).

Menurutnya, kondisi lantai dermaga yang berlubang perlu segera ditangani agar tidak membahayakan masyarakat. Sebab, fasilitas tersebut masih digunakan warga untuk menunjang aktivitas dan mobilitas sehari-hari, khususnya dalam menyeberangi Sungai Mentaya.

Advertisement

Ia menjelaskan, kebutuhan perbaikan dermaga sebenarnya telah beberapa kali diusulkan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), baik di tingkat desa maupun kecamatan. Namun, hingga kini usulan tersebut belum terealisasi karena keterbatasan anggaran.

Melalui usulan Rp1,2 miliar pada 2027, Dishub Kotim berharap rehabilitasi dermaga dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah. Dengan demikian, kerusakan yang ada tidak semakin parah dan pelayanan penyeberangan bagi masyarakat tetap dapat berjalan dengan baik.

Terkait metode perbaikan, Dishub masih akan menyesuaikannya dengan hasil kajian teknis. Kajian tersebut akan menentukan apakah lantai dermaga tetap menggunakan kayu ulin dengan penggantian material atau beralih menggunakan konstruksi beton.

Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Kotim dari daerah pemilihan (Dapil) II juga telah meninjau kondisi dermaga tersebut. Kerusakan fasilitas itu menjadi perhatian karena dermaga memiliki fungsi penting bagi masyarakat sekaligus menjadi salah satu pintu masuk yang mencerminkan wajah daerah.  (ktr-2)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Karhutla Belum Ganggu Distribusi Logistik di Kalteng, Pelabuhan Bagendang Tetap Normal

Karhutla Belum Ganggu Distribusi Logistik di Kalteng, Pelabuhan Bagendang Tetap Normal

Aktivitas bongkar muat peti kemas, termasuk pengiriman bahan kebutuhan pokok, masih berlangsung normal dengan volume mencapai sekitar 6.000

Gubernur Kalteng Tinjau Pelabuhan Bumiharjo, Dorong Penyelesaian Kebutuhan Pengembangan Kawasan

Gubernur Kalteng Tinjau Pelabuhan Bumiharjo, Dorong Penyelesaian Kebutuhan Pengembangan Kawasan

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meninjau Pelabuhan Bumiharjo di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat Rabu (7/10/2026)

Bekantan Langka Muncul di Kawasan Pelabuhan Bagendang Sampit

Bekantan Langka Muncul di Kawasan Pelabuhan Bagendang Sampit

Kemunculan bekantan di sekitar Pelabuhan Pelindo Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kotawaringin Timur (Kotim), tergolong jarang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer