Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hotspot di Kobar Turun Drastis

Koko Sulistyo
Penulis: Koko Sulistyo❯
Suasana saat hujan turung mengguyur Tanjung Harapan, Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Senin 26 Oktober 2026. (Agus/Radar Sampit )
Suasana saat hujan turung mengguyur Tanjung Harapan, Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Senin 26 Oktober 2026. (Agus/Radar Sampit ) 

Advertisement

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Jumlah titik panas (hotspot) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) turun drastis dari 1.059 titik pada 24 Oktober menjadi 22 titik pada 26 Oktober 2026. Penurunan ini terjadi setelah hujan dengan intensitas cukup lebat mengguyur sejumlah wilayah di kabupaten tersebut.

Forecaster On Duty BMKG Kobar, Ibnu Ismantoro, mengatakan hujan yang turun di sejumlah kawasan, termasuk Taman Nasional Tanjung Puting, menjadi salah satu faktor yang membantu mengurangi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Advertisement

“Hujan terpantau turun dengan intensitas cukup lebat di beberapa titik strategis, di antaranya kawasan Tanjung Harapan, Camp Leakey, hingga Pondok Tanggui,” ujar Ibnu, Selasa (27/10).

Berdasarkan data pemantauan BMKG Kobar, jumlah titik panas terus menurun selama tiga hari berturut-turut. Pada 24 Oktober 2026, satelit mendeteksi 1.059 titik panas. Jumlah tersebut turun menjadi 119 titik pada 25 Oktober dan kembali merosot menjadi 22 titik pada 26 Oktober 2026.

Menurut analisis BMKG, hujan membantu mengurangi konsentrasi partikel polutan dan asap di atmosfer melalui proses pencucian alami (scavenging process). Selain itu, hujan membasahi kembali vegetasi dan permukaan lahan yang sebelumnya kering akibat kemarau sehingga dapat menekan risiko meluasnya kebakaran.

Advertisement

Meski jumlah titik panas menurun, BMKG mengingatkan bahwa data satelit tersebut merupakan indikator awal yang masih memerlukan verifikasi langsung di lapangan.

Pemerintah daerah bersama Satuan Tugas (Satgas) Karhutla diminta tetap mengoptimalkan pengawasan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, terutama jika cuaca kembali terik dalam beberapa hari ke depan. (tyo/yit)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Hujan Deras di Sukamara, Warga Berharap Kemarau Berakhir

Hujan Deras di Sukamara, Warga Berharap Kemarau Berakhir

Hujan dengan intensitas cukup lebat mengguyur Kota Sukamara pada Senin (26/10), setelah wilayah tersebut cukup lama mengalami musim kemarau

Alhamdulillah Hujan Datang, Hotspot di Kotim Tersisa Satu Titik

Alhamdulillah Hujan Datang, Hotspot di Kotim Tersisa Satu Titik

Berdasarkan data Stasiun Meteorologi Haji Asan Kotawaringin Timur, satu titik panas tersebut terdeteksi di Desa Tumbang Manya, Kecamatan Ant

Hujan Deras Guyur Tiga Titik di TNTP

Hujan Deras Guyur Tiga Titik di TNTP

Hujan deras di Camp Tanjung Harapan, kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar, Senin 26 Oktober 2026. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer