
SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Hujan dengan intensitas cukup lebat mengguyur Kota Sukamara pada Senin (26/10), setelah wilayah tersebut cukup lama mengalami musim kemarau. Warga menyambut gembira hujan yang turun dan berharap kondisi tersebut menjadi pertanda kemarau segera berakhir.
“Di wilayah lain sudah lebih dahulu hujan, tetapi Kota Sukamara baru kemarin siang. Intensitasnya cukup lebat dan berlangsung lama. Semoga musim kemarau segera berakhir,” kata Herman, salah seorang warga.
Hujan juga diharapkan dapat mengatasi dampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pasalnya, air sungai di wilayah tersebut saat ini mulai terasa asin akibat intrusi air laut.
Warga lainnya mengatakan, intrusi air laut telah mencapai bagian yang cukup jauh di Sungai Jelai dan Sungai Mapam. Kondisi itu dikhawatirkan mengganggu pemanfaatan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.
“Air asin masuk sungai cukup jauh ke Sungai Jelai dan Sungai Mapam. Semoga air hujan yang turun menghilangkan air asin dan hujan turun lagi agar rasa air kembali tawar,” harapnya.
Selain warga, para petani juga berharap hujan terus turun untuk membasahi tanah dan mengatasi kekeringan yang terjadi selama musim kemarau. Dengan demikian, kondisi lahan diharapkan kembali mendukung aktivitas pertanian. (fzr/yit)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



