RADARSAMPIT.JAWAPOS.COM - Seni lukis punggung tangan atau yang akrab dikenal sebagai henna, kini telah menjadi elemen wajib yang tak terpisahkan dalam menyempurnakan penampilan seorang pengantin.
Namun, tahukah kamu bahwa setiap budaya di dunia memiliki karakteristik uniknya masing-masing dalam menggoreskan keindahan ini?
Perbedaan seni henna antarnegara atau daerah biasanya terletak pada kepadatan motif, kejelian penggunaan ruang kosong pada kulit, hingga bentuk-bentuk geometris yang diusung. Di dunia profesional, seni lukis tangan ini secara umum terbagi menjadi dua kategori populer:
-
Henna Wedding: Menggunakan motif yang sangat ramai, padat, dan menutupi sebagian besar permukaan tangan agar pengantin terlihat paling menonjol.
-
Henna Fun: Menggunakan motif yang jauh lebih simpel, minimalis, dan berukuran kecil. Biasanya diaplikasikan untuk anggota keluarga pengantin atau tamu undangan agar tetap tampil kece namun tidak menyaingi sang mempelai.
Ini 4 Jenis Bahan Henna yang Wajib Diketahui
Bukan sekadar persoalan gambar yang estetik, bahan dasar yang digunakan untuk membuat henna ternyata sangat beragam. Sebagai calon pengantin atau penikmat seni ini, penting untuk memahami karakteristik, ketahanan, hingga status kehalalannya dalam beribadah.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai empat jenis bahan henna yang beredar di pasaran:
1. Body Painting (Henna Putih & Nude)
Jenis ini sangat digemari karena memberikan kesan yang elegan, mewah, dan biasanya bertabur full blink-blink (gliter). Harganya di pasaran cenderung lebih mahal dibanding jenis lainnya.
-
Karakteristik: Berbahan dasar kosmetik yang mudah hilang jika dibersihkan menggunakan baby oil atau direndam air hangat.
-
Status Ibadah: Tidak sah dibawa salat, karena sifatnya melapisi kulit sehingga menghalangi air wudu.
2. Henna Tempel/Instan
Bagi yang menyukai kepraktisan tanpa harus menunggu berjam-jam untuk proses pengukiran, henna tempel adalah solusinya.
-
Karakteristik: Memiliki konsep seperti tato temporer. Cukup ditempelkan ke punggung tangan, diberi sedikit air, dan motif langsung berpindah secara instan.
-
Status Ibadah: Tidak sah dibawa salat, karena menciptakan lapisan kedap air di atas kulit.
3. Henna Natural (Herbal)
Pilihan paling klasik yang sangat direkomendasikan dari segi keamanan kesehatan dan tradisi.
-
Karakteristik: Terbuat murni dari daun tanaman Lawsonia inermis yang dihaluskan. Menghasilkan rona warna oranye hingga cokelat kemerahan yang bisa bertahan hingga 12 hari. Jenis ini juga sangat aman digunakan, termasuk bagi ibu hamil. Selain untuk kulit, beberapa varian henna natural bahkan bisa digunakan sebagai semir rambut alami.
-
Status Ibadah: Sah dipakai salat, karena meresap ke dalam pori-pori kulit tanpa menghalangi jalannya air wudu.
4. Henna Racik
Solusi modern bagi pengantin yang menginginkan warna tegas dan pekat dalam waktu singkat.
-
Karakteristik: Pasta henna siap pakai berbentuk cone yang dibuat dari campuran bubuk henna murni dengan bahan-bahan tertentu. Racikan ini dibuat agar teksturnya lebih lembut saat diaplikasikan oleh Henna Artist (anti-macet), menghasilkan warna merah maroon yang pekat, dan bertahan sekitar 5 hingga 7 hari.
-
Status Ibadah: Sah dipakai salat, karena menggunakan bahan dasar herbal yang tetap menyerap air.
Dengan mengenali perbedaan karakteristik motif dan jenis bahan di atas, calon pengantin kini bisa lebih bijak dalam menentukan pilihan henna yang sesuai dengan konsep acara maupun kebutuhan ibadah mereka. (rm/sla)