Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ajak Istri Orang Selingkuh, Pria Berjaket Pink Asal Baamang Nyaris Dimassa

Fahry Ilhami Samosir • Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:03 WIB
GEGER: Warga Jalan Iskandar, MB Ketapang, Sampit, dihebohkan  dengan aksi kekerasan pada Sabtu (27/6) dini hari. (Warga/Radar Sampit)
GEGER: Warga Jalan Iskandar, MB Ketapang, Sampit, dihebohkan  dengan aksi kekerasan pada Sabtu (27/6) dini hari. (Warga/Radar Sampit)
 
SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Warga Jalan Iskandar, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sampit, mendadak geger pada Sabtu (27/6/2026) dini hari. Seorang pria asal Kecamatan Baamang, menjadi sasaran amuk warga setelah diduga nekat mengajak istri orang berselingkuh.
 
Peristiwa itu terjadi di depan kawasan Masjid Jami Assalam dan langsung menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah orang berkerumun di lokasi untuk melerai sekaligus mencari tahu penyebab aksi pemukulan tersebut.
 
Galih, warga setempat yang menyaksikan kejadian itu, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, keributan bermula ketika dirinya sedang duduk tidak jauh dari lokasi.
 
"Tiba-tiba saya dengar ada orang berteriak minta tolong. Pas saya dekati, ternyata ada beberapa pemuda diduga sedang memukul seorang pria berjaket pink. Setelah ditanya, katanya pria itu ketahuan hendak berselingkuh dengan istri orang," ujar Galih.
 
Dari informasi yang dihimpun di lokasi, pria tersebut diduga lebih dulu masuk dalam perangkap yang disiapkan suami dari perempuan yang sedang dirayunya.
 
Awalnya, korban mengira masih berkomunikasi melalui pesan singkat dengan perempuan tersebut.
 
Namun tanpa disadari, percakapan itu ternyata sudah diambil alih oleh sang suami. Melalui percakapan itu, pria tersebut diarahkan untuk datang ke lokasi yang telah ditentukan.
 
"Jadi pria berjaket pink ini tidak tahu kalau yang membalas chat sebenarnya adalah suami perempuan yang dirayunya. Sampai akhirnya dia datang ke lokasi dan berhasil dijebak," beber Galih.
 
Sesampainya di lokasi, pria tersebut diduga langsung dihadang dan menjadi sasaran amarah hingga mengalami pemukulan.
 
Belum diketahui kondisi korban maupun apakah kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak Kepolisian. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat Kepolisian terkait kronologi maupun dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
 
Terlepas dari dugaan perselingkuhan yang menjadi pemicu, tindakan main hakim sendiri tetap merupakan perbuatan yang melanggar hukum.
 
Polisi diharapkan segera mengusut insiden tersebut agar seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku. (sir/sla)
 
 
Editor : Slamet Harmoko
#selingkuh #Istri Orang #babak belur