Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

LPG 3Kg Susah Dicari di Nanga Bulik. Harga di Eceran sampai Rp50 Ribu Per Tabung 

Ria Mekar Anggreany • Minggu, 8 Maret 2026 | 22:35 WIB

Illustrasi warga mengantre membeli gas LPG 3kg di Pangkalan
Illustrasi warga mengantre membeli gas LPG 3kg di Pangkalan

NANGA BULIK,radarsampitjawapos.com- Belakangan ini, sejumlah warga di Kota Nanga Bulik dan sekitarnya di Kabupaten Lamandau kesulitan mendapatkan gas LPG 3kg bersubsidi, terutama di agen dan pangkalan resmi. Padahal, kebutuhan warga akan bahan bakar tersebut meningkat drastis, terutama bagi pedagang kecil kuliner dan usaha rumah tangga membuat kue untuk lebaran.

Sejumlah warga yang ditemui Radar Sampit mengaku sudah keliling ke sejumlah pangkalan maupun warung eceran, namun sulit menemukan gas tabung melon itu.

"Saya jual makanan bakar bakaran di bundaran, kalau tidak punya gas, ya tidak bisa jualan. Sudah keliling akhirnya nemu gas 3 kg harga Rp50 ribu. Terpaksa dibeli walau mahal, daripada libur jualan, gak dapat pemasukan, "ungkap Mustika,  salah satu pedagang kaki lima. 

Hal senada disampaikan pemilik usaha bakso arema keliling. Menurutnya beberapa hari terakhir ia kesulitan mendapatkan gas melon. Padahal kebutuhan setiap gerobak , satu gas untuk 2-3 hari jualan. Jika tidak ada gas terpaksa anak buahnya libur berjualan. 

"Susahnya cari gas. Biasanya di eceran Rp 35 ribu, sekarang Rp 40 ribu. Kalau yang jualan di tempat masih bisa pake tabung besar, kalau pedagang keliling mana bisa. Berat, jadi harus yang 3kg, tolong pemerintah dibantu kami pedagang kecil ini, " keluh pedagang bakso itu.

Sementara itu, salah satu pemilik pangkalan di Nanga Bulik, Ulfah, saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui secara pasti apa penyebab kelangkaan  LPG 3 Kg tersebut. Ia hanya menyebutkan, sudah beberapa hari terakhir tidak mendapat kiriman LPG 3Kg.

"Sudah beberapa hari ini tidak jualan gas 3 kg. Tidak ada pengantaran. Kalau yang 5 kg dan 12 kg aman aja stoknya,” tandas Ulfah. (mex/gus) 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#pangkalan #pengecer #lpg 3 kg #nanga bulik #Kabupaten Lamandau