Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertamina Diminta Optimalkan Pertashop untuk Stabilkan Distribusi BBM

Arham Said
Penulis: Arham Said❯
PERTASHOP: Salah satu unit usaha pertashop yang beroperasi di Kecamatan Rungan, belum lama ini.
PERTASHOP: Salah satu unit usaha pertashop yang beroperasi di Kecamatan Rungan, belum lama ini.

Advertisement

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Binartha, meminta Pertamina mengoptimalkan keberadaan Pertashop guna memperluas akses distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah setempat.

Permintaan itu disampaikan menyusul minimnya jumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Gumas. Saat ini, hanya terdapat tiga SPBU yang mendapat pasokan BBM dari Pertamina, terdiri atas dua unit di Kecamatan Kurun dan satu unit di Kecamatan Sepang.

Advertisement

“Dalam memenuhi kebutuhan BBM, terutama bagi warga yang jauh dari SPBU, kami meminta Pertamina memaksimalkan keberadaan Pertashop,” ujar Binartha, Rabu (13/5).

Menurut dia, keterbatasan jumlah SPBU membuat keberadaan pedagang eceran BBM masih sangat dibutuhkan masyarakat. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, kuota BBM untuk Kabupaten Gumas dinilai tidak stabil sehingga memicu kenaikan harga di tingkat pengecer.

Binartha menilai optimalisasi Pertashop dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pengecer sekaligus menekan lonjakan harga BBM eceran.

Advertisement

“Keberadaan Pertashop sangat strategis untuk memperluas akses distribusi BBM, mengingat jumlah SPBU saat ini masih minim,” katanya.

Ia juga meminta penjualan BBM di tingkat pengecer ditata agar distribusi lebih tertib. Meski demikian, penataan tersebut diharapkan tetap mempertimbangkan kondisi geografis daerah terpencil yang masih bergantung pada penjualan BBM eceran.

Selain itu, DPRD mendorong pemerintah daerah segera mengambil langkah strategis untuk mengendalikan harga BBM eceran. Menurut Binartha, jika lonjakan harga tidak segera diatasi, harga dikhawatirkan sulit kembali normal meskipun pasokan telah stabil.

“Kami berharap sinergi pemerintah daerah, Pertamina, dan seluruh pihak terkait dapat mempercepat normalisasi distribusi BBM sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi dan harga kembali normal,” tegasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sekelompok Warga Gelar Protes Distribusi BBM, Ratusan Kodok Dilepas di Depan Kantor Pertamina Patra Niaga

Sekelompok Warga Gelar Protes Distribusi BBM, Ratusan Kodok Dilepas di Depan Kantor Pertamina Patra Niaga

Sekelompok Warga Palangka Raya masih Gelar Protes soal distribusi BBM, Ratusan Kodok di Lepas di Depan Kantor Pertamina Patra Niaga

Pemerintah dan Pertamina Janji, Pasokan BBM untuk Kalteng Aman. Ketahanan Stok Diprediksi Cukup untuk 8-11 Hari 

Pemerintah dan Pertamina Janji, Pasokan BBM untuk Kalteng Aman. Ketahanan Stok Diprediksi Cukup untuk 8-11 Hari 

Pemerintah dan Pertamina Janji, Pasokan BBM untuk Kalteng Aman. Ketahanan Stok Diprediksi Cukup untuk 8-11 Hari.Antrean di SPBU sudah Normal

Pasokan BBM ke Pelosok Kotim Perlu Dibenahi, Pertashop Banyak Tidak Aktif Memicu Maraknya Pelangsir

Pasokan BBM ke Pelosok Kotim Perlu Dibenahi, Pertashop Banyak Tidak Aktif Memicu Maraknya Pelangsir

Pasokan BBM ke Pelosok Kotim Perlu Dibenahi, Pertashop Banyak Tidak Aktif Memicu Maraknya Praktik dan Ketergantungan dengan Pelangsiran BBM

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer