SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah masih berlangsung. Maskapai NAM Air yang beroperasi di Bandar Udara Haji Asan Sampit lebih awal memberikan kabar gembira. Harga tiket pesawat pada periode tertentu akan mengalami penurunan harga.
"Tidak ada kenaikan harga, yang ada harga tiket justru mengalami penurunan pada periode penerbangan 14-29 Maret 2026," kata Julianto Anggi Station Manager NAM Air Sampit, Jumat (20/2).
Harga normal rute Sampit - Jakarta yang semula Rp1.466.263 turun menjadi Rp1.217.330, rute Sampit-Surabaya yang semula Rp1.195.939 turun menjadi Rp991.500 dan rute Sampit-Semarang yang semula Rp1.249.780 turun harga menjadi Rp1.036.480.
"Arus mudik Lebaran tahun ini kami tidak menyediakan extra flight. Calon penumpang yang booking tiket keberangkatan H-7 Lebaran tujuan ke Surabaya sudah full. Untuk rute Sampit-Jakarta masih tersedia,"ujarnya.
Sementara itu, terkait jadwal keberangkatan tak mengalami perubahan jadwal. Untuk rute Sampit (SMQ) - Jakarta (CGK) dijadwalkan setiap hari. Pada Senin, Rabu, Jumat, Minggu keberangkatan jam 11.55 WIB, Kamis keberangkatan jam 16.05 dan Selasa, Sabtu dijadwalkan berangkat jam 08.05 WIB.
Rute Sampit (SMQ) - Surabaya (SUB) dijadwalkan lima kali seminggu pada Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu dengan jadwal keberangkatan jam 08.05 WIB.
"Jadwal penerbangan masih sama seperti biasanya. Untuk rute Sampit (SMQ) - Semarang (SRG) hanya dijadwalkan tiga kali penerbangan dalam seminggu pada Selasa, Kamis Sabtu jam 10.45 WIB," jelasnya.
Hingga saat ini, Maskapai NAM Air masih menjadi satu-satunya pesawat andalan yang beroperasi di Bandara Haji Asan Sampit. Maskapai ini menyediakan tiga rute layanan Sampit-Jakarta, Sampit-Surabaya dan Sampit-Semarang.
"Rute Sampit-Jakarta lebih dulu beroperasi cukup lama di Bandara Haji Asan Sampit. Kemudian, 13 September 2024, kami menambah rute Sampit- Surabaya dan disusul penambahan rute Sampit-Semarang yang terbang perdana 9 November 2024 lalu," ujarnya.
Penambahan jam terbang untuk layanan rute Sampit-Surabaya ini juga untuk menjawab permintaan masyarakat yang cukup tinggi pada rute tersebut.
"Kami harapkan tidak hanya rute ke Jakarta dan ke Surabaya yang terbang setiap hari. Kedepannya, rute Sampit - Semarang kami harapkan bisa melayani penerbangan setiap hari," ujarnya.
Mulai tahun 2025 ini, NAM Air juga telah memaksimalkan kapasitas jumlah angkutan penumpang pesawat. Yang semula 120 seat termasuk dua kru pesawat. Saat ini dapat menyediakan 130 seat dan tambahan 7 seat kru pesawat.
"Kami tidak menyediakan kursi kelas bisnis, sehingga seat bertambah menjadi 137 seat termasuk kursi untuk kru pesawat," tandasnya. (hgn)
Editor : Slamet Harmoko