Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BKSDA Pantau Sungai Tabuk Usai Laporan Kemunculan Buaya

Usay Nor Rahmad • Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:40 WIB
Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah saat memasang spanduk di Kelurahan Kota Besi Hulu lokasi yang kerap terjadi kemunculan buaya besar. (BKSDA Resort Sampit)
Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah saat memasang spanduk di Kelurahan Kota Besi Hulu lokasi yang kerap terjadi kemunculan buaya besar. (BKSDA Resort Sampit)

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit mengecek langsung ke lokasi kemunculan buaya di Sungai Tabuk, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (14/2/2026).

Pengecekan dilakukan menyusul laporan warga terkait penampakan seekor buaya berukuran besar di perairan sekitar permukiman.

Satwa tersebut diketahui muncul di belakang rumah warga di Jalan Iskandar, RT 06 RW 04, Kelurahan Kota Besi Hulu.

Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah mengatakan, pihaknya telah bertemu langsung dengan sejumlah warga setempat untuk menggali informasi dan memastikan kondisi di lapangan.

Berdasarkan keterangan warga bernama Ruminah, buaya terlihat muncul pada Jumat pagi (13/2/2026), tidak jauh dari rumahnya.

“Buayanya berukuran besar. Warga khawatir karena anak-anak sering mandi di lanting yang berada di sungai,” kata Muriansyah.

Sebagai langkah antisipasi, petugas BKSDA memasang empat spanduk imbauan dan peringatan di sekitar Kelurahan Kota Besi Hulu. Spanduk tersebut berisi peringatan bahaya serta ajakan kepada warga agar lebih waspada saat beraktivitas di sungai.

Selain itu, BKSDA juga memberikan pengarahan langsung kepada masyarakat bantaran Sungai Tabuk. Warga diminta untuk sementara waktu mengurangi aktivitas di sungai, terutama mandi dan berenang, guna menghindari risiko serangan buaya.

Muriansyah juga menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang diduga menyebabkan buaya mendekati perairan permukiman.

Di antaranya ketersediaan pakan alami yang berkurang, perubahan habitat, serta aktivitas manusia di sungai yang semakin intens.

“Kami mengimbau warga untuk selalu berhati-hati dan saling mengingatkan. Jika kembali melihat kemunculan buaya, segera laporkan kepada aparat desa atau pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Pihak BKSDA memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan demi menjaga keselamatan warga yang beraktivitas di sekitar Sungai Tabuk. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#Sungai Tabuk #buaya #BKSDA SAMPIT