SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Setelah menanti hampir 12 tahun, perbaikan Jalan Lesa di Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, akhirnya tuntas pada akhir 2025.
Rampungnya proyek rekonstruksi pengaspalan ini disambut positif karena dinilai mampu menunjang mobilitas warga dan mendorong aktivitas perekonomian masyarakat setempat.
Anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Andi Lala, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelesaian proyek tersebut.
Menurutnya, perbaikan Jalan Lesa merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjawab aspirasi masyarakat yang telah lama menginginkan peningkatan akses infrastruktur.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat (SDABMBKPRKP) Kotim, pihak kontraktor, perusahaan, serta semua pihak yang turut membantu perbaikan Jalan Lesa,” ujarnya, Jumat (13/2).
Ia menjelaskan, proyek tersebut dibiayai melalui APBD Perubahan 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp2,97 miliar. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Hayak Basewut asal Palangka Raya sejak 26 November hingga 30 Desember 2025, dengan panjang penanganan ruas jalan mencapai 888 meter.
Namun, dua hari setelah masa kontrak pekerjaan berakhir, warga sempat melaporkan adanya sejumlah kerusakan di beberapa titik, seperti retakan, lubang, dan aspal terkelupas. Menindaklanjuti laporan itu, Dinas SDABMBKPRKP Kotim menurunkan tim teknis untuk melakukan pemeriksaan.
Hasil identifikasi menemukan 10 titik kerusakan dengan panjang bervariasi antara 2 hingga 15 meter. Kerusakan tersebut kemudian diperbaiki melalui pembongkaran pada bagian terdampak, dilakukan penambalan, serta pengaspalan ulang agar kualitas hasil pekerjaan lebih maksimal dan merata.
“Walaupun sebelumnya pembangunan Jalan Lesa ini sempat tertunda akibat berbagai kendala, mulai dari pandemi Covid-19 hingga kebijakan efisiensi anggaran, akhirnya pembangunan jalan ini dapat diselesaikan," tambahnya.
Andi Lala menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap proyek infrastruktur agar kualitas pekerjaan sesuai standar yang ditetapkan. Ia berharap Jalan Lesa yang telah lama diimpikan warga dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan baik.
“Dengan mulusnya jalan ini, kami berharap manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Parenggean,” tutupnya. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko