Radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan update peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 14.14 WIB.
BMKG menyebutkan, sejumlah daerah masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Dalam peringatan tersebut, hujan berintensitas sedang hingga lebat diprakirakan mulai terjadi sekitar pukul 14.25 WIB di beberapa wilayah, di antaranya Kabupaten Kotawaringin Timur, khususnya Mentaya Hilir Utara.
Selain Kotim, wilayah lain yang juga berpotensi terdampak pada periode awal meliputi Kapuas Barat dan Kapuas Murung di Kabupaten Kapuas, Hanau dan Seruyan Raya di Kabupaten Seruyan, Kahayan Hilir di Kabupaten Pulang Pisau, serta Kecamatan Pahandut di Kota Palangkaraya.
BMKG menyebutkan, kondisi cuaca buruk ini berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain di Kalimantan Tengah. Di Kabupaten Kotawaringin Timur, hujan lebat diprakirakan dapat meluas ke wilayah Kota Besi, Cempaga, Mentaya Hulu, Parenggean, Baamang, Mentawa Baru Ketapang, Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut, Teluk Sampit, Seranau, Cempaga Hulu, Telawang, Bukit Santuai, Tualan Hulu, hingga Telaga Antang.
Potensi cuaca ekstrem juga diperkirakan meluas ke wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kapuas, Barito Selatan, Katingan, Seruyan, Sukamara, Lamandau, Gunung Mas, Pulang Pisau, Murung Raya, Barito Timur, serta seluruh wilayah Kota Palangkaraya.
BMKG memperkirakan, kondisi hujan disertai petir dan angin kencang ini masih akan berlangsung hingga pukul 16.30 WIB.
Menyikapi peringatan tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, pengendara, serta masyarakat yang tinggal di wilayah rawan genangan, banjir, dan pohon tumbang.
“Masyarakat diharapkan menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai petir dan angin kencang, serta terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG,” demikian imbauan BMKG. (oes)
Editor : Slamet Harmoko