Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Borneo Swalayan di Pangkalan Bun Terbakar

Koko Sulistyo • Jumat, 23 Januari 2026 | 22:45 WIB
KEBAKARAN: Petugas Damkar memeriksa bagian dalam Borneo Swalayan, yang terbakar, Kamis (22/1/2026) malam pukul 23.15 WIB. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
KEBAKARAN: Petugas Damkar memeriksa bagian dalam Borneo Swalayan, yang terbakar, Kamis (22/1/2026) malam pukul 23.15 WIB. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com - Borneo Swalayan di Jalan Kawitan I/Jalan Pasanah, Pangkalan Bun,  Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terbakar, Kamis (23/1) malam pukul 23.15 WIB.

Api diketahui pertama kali oleh pengunjung kedai kopi di seberang Borneo Swalayan, mereka awalnya curiga lantaran malam belum masuk dinihari tetapi kabut tipis sudah mulai turun.

Kecurigaan mereka semakin besar ketika turun ke jalan dan melihat sekelilingnya tidak ada kabut, kemudian mereka mencari sumber asap dan terlihat muncul dari arah Borneo Swalayan.

Mereka kemudian mendatangi Borneo swalayan dan salah seorang kemudian mencoba meraba pintu besi (harmonika) dan pintu terasa sangat panas. 

"Saya raba pintu dan panas, kemudian saya bilang ke teman-teman bahwa di dalam swalayan dipastikan terbakar," beber Ucok, pengunjung kedai kopi, Jumat (23/1/2026).

Mendapati hal itu, mereka mencoba paksa membuka pintu tetapi tidak berhasil, kemudian satpam berusaha untuk menghubungi karyawan yang membawa kunci pintu swalayan.

Setelah beberapa saat pembawa kunci datang dan pintu segera dibuka, dan seketika asap yang terjebak di dalam langsung menyembur keluar. 

"Saya langsung ambil alat pemadam ringan, dan saya semprotkan langsung ke titik api, namun karena api sudah besar APAR tak mampu mengatasi, total ada 4 APAR yang habis, tapi api tak kunjung padam," kata dia.

Menurutnya ketika ia pertama kali membuka pintu, titik api berada di meja kasir, dan telah membakar rak barang di sekelilingnya. Sekitar 30 menit ia bersama warga melakukan penanganan mandiri dan ia sempat diberikan bantuan oksigen oleh PMI lantaran terlalu banyak menghirup asap.

Tidak lama kemudian mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemkab Kobar datang, dan langsung melakukan penanganan pemadaman.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat Dwi Agus Suhartono mengatakan, dalam kebakaran tersebut mereka mengerahkan sebanyak 3 unit armada pemadam kebakaran.

"Saat kami datang api sudah menyala di bagian kasir, dan anggota segera melakukan penanganan pemadaman, sekitar 30 menit api berhasil dipadamkan, dan dilakukan pendinginan," terangnya.

Belum diketahui penyebab kebakaran, dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun informasi dari karyawan sebelum kebakaran terjadi listrik hidup mati di tempat mereka. Dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka dan kerugian belum bisa ditaksir.  (tyo/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#swalayan #kebakaran #Pangkalan Bun #musibah