Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tak Perlu Travel Mahal, Inilah Jadwal Keberangkatan Bus Damri Sampit - Telaga Antang

Usay Nor Rahmad • Rabu, 21 Januari 2026 | 08:21 WIB
Bus Perintis yang akan melayani rute Sampit-Parenggean - Telaga Antang saat berada di Terminal Patih Rumbih Sampit.
Bus Perintis yang akan melayani rute Sampit-Parenggean - Telaga Antang saat berada di Terminal Patih Rumbih Sampit.

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Akses transportasi menuju Telaga Antang kini semakin terbuka dan terjangkau.

Sejak 19 Januari 2026, trayek bus perintis rute Sampit–Telaga Antang resmi beroperasi dengan tarif murah, sehingga warga tidak lagi harus bergantung pada jasa travel yang selama ini dikenal berbiaya tinggi.

Sopir bus perintis, Doni, mengatakan kehadiran angkutan bersubsidi pemerintah ini langsung mendapat respons positif dari masyarakat, terutama warga Parenggean dan Telaga Antang.

“Ini memang permintaan warga. Karena bus perintis kan subsidi pemerintah. Desa di sana mengajukan ke dinas terkait, lalu Damri yang menjalankan operasionalnya,” ujarnya.

Untuk sementara, jadwal keberangkatan dari Sampit dimulai pukul 08.00 WIB dan tiba di Telaga Antang sekitar pukul 13.00 WIB jika perjalanan lancar.

Bus kemudian kembali berangkat dari Telaga Antang pukul 14.00 WIB dan diperkirakan tiba di Sampit sekitar pukul 18.00 WIB.

“Kalau armada sudah dua unit, jadwalnya bisa lebih banyak. Rencananya ada dua bus,” kata Doni.

Bus perintis ini memiliki kapasitas 19 kursi. Saat ini baru satu unit yang beroperasi, namun tingkat keterisian mulai terlihat.

Pada hari pertama, penumpang dari Sampit tercatat empat orang, sementara dari arah Telaga Antang satu orang yang naik dari Kampung KPD.

“Peminatnya sudah mulai ada. Responsnya baik. Dari Parenggean ada, dari Telaga Antang juga ada,” ujarnya.

Keunggulan lain bus perintis ini adalah fleksibilitas penumpang. Penumpang bisa naik di sepanjang rute karena bus juga singgah ke kampung-kampung sebagai bagian dari sosialisasi.

Untuk titik utama, di Telaga Antang bus berhenti di depan Kantor Kecamatan, sementara di Parenggean berada di loket lama dekat bundaran.

Dari sisi tarif, bus perintis dinilai jauh lebih hemat. Ongkos Sampit–Telaga Antang dipatok Rp40 ribu, sedangkan ke Parenggean Rp30 ribu, baik berangkat maupun pulang.

“Kalau dibanding travel, selisihnya jauh. Travel bisa sampai Rp150 ribu. Tapi pihak travel juga menerima, bahkan membantu promosi,” ungkap Doni.

Ia optimistis minat penumpang akan terus meningkat, terutama pada akhir pekan. Menurutnya, hari Jumat biasanya menjadi waktu favorit karena banyak karyawan pulang kampung.

“Ini masih tahap sosialisasi. Kalau jalannya lancar dan tidak ada kendala, sebulan sudah ramai. Penambahan armada kemungkinan sekitar sebulan sambil menunggu administrasi,” pungkasnya. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#travel #bus damri #telaga antang #mahal #bus murah #sampit #kotim #kalteng