PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menerima penganugerahan sebagai Anggota Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Penghargaan tersebut diberikan dalam agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PWI Kalteng yang digelar di Palangka Raya, Senin (29/12/2025).
Penganugerahan ini diberikan karena Agustiar dinilai konsisten, baik sebagai pribadi maupun pejabat publik, dalam menjaga integrasi nasional serta mendukung pembangunan Indonesia, termasuk penguatan pers nasional.
Ia juga dianggap aktif membina hubungan fungsional dengan wartawan dan praktisi pers, serta berjasa membantu berbagai program kegiatan PWI, khususnya di Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaan di Bumi Tambun Bungai.
Menurutnya, suasana yang guyub dan rukun menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.
Ia menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah sekaligus penjaga pilar demokrasi.
“PWI bukan sekadar organisasi, tetapi juga momentum evaluasi dan penguatan pers yang profesional serta berintegritas,” ujarnya.
Agustiar juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus bersinergi dengan PWI.
Keberhasilan pembangunan daerah, katanya, tidak terlepas dari peran pers yang menyajikan informasi akurat, berimbang, dan konstruktif.
“Mari kita bahu-membahu membangun Kalimantan Tengah agar semakin berkah menuju tahun emas 2045,” katanya.
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan PWI selama ini terjalin sangat baik. Menurutnya, keberadaan PWI memberikan kontribusi positif bagi pemerintah sekaligus menjadi jendela informasi bagi masyarakat.
“Kehadiran PWI dinilai memberi kontribusi positif bagi pemerintah, sekaligus menjadi jembatan informasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Pusat Akhmad Munir menyampaikan bahwa Rakerda merupakan amanat organisasi untuk melakukan evaluasi, kajian, serta diskusi program kerja agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.
Ia mengapresiasi Gubernur Kalteng yang dinilai memahami pentingnya kolaborasi dengan pers. “Wartawan mendorong pemerintah daerah agar masyarakat aman dan sejahtera. Tantangan pers ke depan adalah menjaga marwah, integritas, dan profesionalisme dengan berpegang teguh pada kaidah serta kode etik jurnalistik,” tegasnya.
Ketua PWI Kalteng M Zainal mengungkapkan bahwa PWI Kalteng telah mencatat berbagai prestasi berkat dukungan pemerintah provinsi, swasta, dan pihak lainnya. Saat ini, sebanyak 387 wartawan anggota PWI Kalteng telah mengantongi sertifikat kompetensi.
“Ini penting agar masyarakat dapat membedakan wartawan profesional dengan pihak-pihak yang mengatasnamakan PWI secara tidak bertanggung jawab,” katanya.
Zainal menegaskan komitmen PWI Kalteng untuk terus mendukung program pemerintah pusat dan daerah agar informasi pembangunan tersampaikan hingga ke pelosok. “Jadikan PWI bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi benteng penjaga marwah organisasi dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, PWI Kalteng juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak dari unsur pemerintah maupun swasta. Acara ini turut dihadiri pejabat pemerintah daerah serta Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang. (daq)
Editor : Slamet Harmoko