Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Disengat Ratusan Tawon Vespa, Nenek 73 Tahun di Palangka Raya Meninggal

Dodi Abdul Qadir • Jumat, 26 Desember 2025 | 21:48 WIB
PENANGANAN : Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya mengevakuasi sarang tawon vespa di belakang rumah warga Jalan Lele, Kamis (25/12/2025) malam. FOTO: DAMKAR PALANGKA RAYA
PENANGANAN : Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya mengevakuasi sarang tawon vespa di belakang rumah warga Jalan Lele, Kamis (25/12/2025) malam. FOTO: DAMKAR PALANGKA RAYA

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya kembali mengevakuasi sarang tawon vespa di belakang rumah warga Jalan Lele, Kamis (25/12/2025) malam.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah bahaya lanjutan bagi para pelayat yang malam itu datang mengikuti ibadah di rumah duka.

Peristiwa ini bermula dari insiden sengatan tawon vespa yang dialami seorang warga lanjut usia (lansia) berinisial A (73). Korban diduga meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan akibat disengat ratusan tawon.

Sebelum kejadian, korban sempat memperingatkan keluarganya agar tidak menuju ke belakang rumah karena banyaknya tawon di lokasi tersebut.

Koordinator Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan bahwa sarang tawon vespa berukuran sekitar 60 x 70 sentimeter itu jatuh ke permukaan tanah akibat angin kencang. Kondisi tersebut memicu serangan tawon secara masif terhadap korban.

“Beberapa hari lalu, korban mengalami sengatan di bagian wajah, punggung, hingga betis kaki. Korban sempat dirawat sejak pukul 11.00 WIB dan masih bisa berkomunikasi sekitar pukul 16.00 WIB. Namun setelah itu tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia,” jelas Sucipto.

Setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, korban dipulangkan ke rumah. Hingga saat ini, jenazah almarhumah masih berada di kediaman untuk pelaksanaan ibadah hari kedua. Rencananya, almarhumah akan dimakamkan pada Minggu di Kampung Lawang Uru.

Evakuasi sarang tawon dilakukan oleh Regu 3 Rescue Damkar Kota Palangka Raya yang sedang bertugas, dibantu Regu 1 Rescue. Proses penanganan dipimpin oleh Supratman sebagai eksekutor, dengan pengamanan oleh dua personel lainnya, Tutut dan Edo.

“Evakuasi kami lakukan setelah rangkaian ibadah selesai, karena dikhawatirkan tawon vespa masih aktif dan dapat membahayakan jemaat yang datang ke rumah duka,” tambahnya.

Sucipto menegaskan, langkah cepat ini merupakan bentuk upaya Damkar Kota Palangka Raya dalam melindungi keselamatan masyarakat, terutama di tengah meningkatnya aktivitas warga selama perayaan Natal.

Ia juga menghimbau masyarakat agar tidak bertindak sembarangan jika menemukan sarang tawon berbahaya dan segera melaporkannya kepada petugas

.“Ingat, jangan sembarangan menangani tawon vespa karena sangat berbahaya,” imbaunya. (daq/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#tawon #makan korban #damkar #sengatan