SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di Jalan Samekto, Baamang Sampit sekitar jam 19.25 WIB, Jumat (19/12) malam. Dua orang pengendara motor yang diduga ngebut mengalami tabrakan adu banteng.
Tiga korban dikabarkan dibawa ke rumah sakit dan salah satunya meninggal dunia, sementara dua lainnya kritis lantaran mengalami luka dan cidera cukup parah.
"Korban diantar sekitar jam 19.55 WIB ke RSUD dr Murjani Sampit. Ada satu korban yang meninggal dunia," kata Muhammad Sidik, sa;ah satu relawan Kru Ambulance PMI Kotim saat dihubungi Radar Sampit, Jumat (19/12) malam.
Evakuasi korban kecelakaan itu dibantu tiga relawan PMI, tiga petugas Basarnas, tiga relawan Dompet peduli.
"Kejadiannya dekat kantor Basarnas. Saat hujan, jalanan licin. Orang sekitar juga tidak tahu ada kecelakaan, hanya ada mendengar benturan keras," ujarnya.
Melihat kondisi kendaraan yang rusak parah, relawan yang mengevakuasi korban menduga keduanya saling ngebut.
"Kondisi motor hancur parah. Sepertinya kedua pengendara sama-sama laju, jalanan licin, karena hujan, ditambah penerangan juga kurang.
Petugas PMI mengungkapkan, pengendara yang meninggal membawa motor Yamaha R15 dan pengendara satunya berboncengan berdua memakai kendaraan Honda Beat mengalami patah tulang kaki sebelah kiri.
“Salah satunya tidak terlalu saya perhatikan, karena cepat-cepat dinaikkan ke ambulance,"ungkap Sidik.
Selanjutnya petugas pun disibukkan dengan menangani korban kecelakaan tersebut, dan pihak Satlantas belum bisa memberikan keterangan atas peristiwa tersebut, lantaran masih di melakukan penyelidikan dan identifikasi di lokasi kejadian.
" Anggota kami saat ini masih cek lokasi di TKP," singkat Kasatlantas Polres Kotim, AKP Hariyanto (hgn/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama