Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SPBU Samuda Buka Suara, Bantah Persulit Petani Dapat Solar Subsidi

Rado.
Penulis: Rado.❯
Ilustrasi BBM Solar
Ilustrasi BBM Solar

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Manajemen SPBU Samuda membantah anggapan bahwa pihaknya mempersulit kelompok tani dalam memperoleh BBM subsidi.

Pemeriksaan administrasi yang dilakukan disebut semata-mata untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

Hal itu disampaikan perwakilan manajemen SPBU Samuda, Nadiansyah, dalam rapat dengar pendapat terkait distribusi BBM subsidi bagi petani. Menurutnya, selama ini SPBU tetap melayani kelompok tani yang membawa surat rekomendasi dari instansi terkait.

Advertisement

“Yang menjadi keluhan mungkin menyangkut administrasi. Kami mempertanyakan teknis pengisian bukan karena menuduh adanya penyimpangan, tetapi karena kami memiliki tanggung jawab memastikan penyaluran tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagai penyalur BBM subsidi, SPBU memiliki kewajiban mempertanggungjawabkan distribusi kepada berbagai pihak, termasuk pengawasan internal Pertamina. Karena itu, setiap penyaluran perlu dipastikan sesuai dengan data dan kondisi di lapangan.

“Kami selaku penyalur punya tanggung jawab, baik secara internal maupun eksternal. Internal kami diawasi Pertamina terkait ketepatan sasaran penjualan BBM. Nantinya juga ada pemeriksaan sehingga kami harus memastikan semuanya sesuai aturan,” katanya.

Advertisement

Selain persoalan administrasi, keterbatasan kuota turut menjadi kendala dalam memenuhi seluruh kebutuhan petani. Nadiansyah menyebut kuota BBM subsidi yang diterima SPBU saat ini sekitar 8.000 liter per hari dan harus dibagi untuk berbagai kebutuhan.

Menurut dia, sistem penyaluran BBM subsidi saat ini juga mewajibkan penggunaan barcode sehingga pihak SPBU harus melakukan verifikasi sebelum pengisian dilakukan.

Meski demikian, pihaknya memastikan tetap berupaya melayani kebutuhan kelompok tani sesuai kuota yang tersedia. Jika permintaan terus meningkat, kondisi tersebut akan disampaikan kepada Pertamina untuk menjadi bahan evaluasi.

“Kalau kebutuhan kelompok tani besar sementara kuota terbatas, kami akan berusaha melayani semaksimal mungkin sesuai jatah yang ada. Intinya kami mendukung petani,” tegasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Krisis BBM Ancam Produktivitas Lumbung Pangan di Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur

Krisis BBM Ancam Produktivitas Lumbung Pangan di Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur

Krisis BBM Ancam Produktivitas Lumbung Pangan di Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur,di tengah upaya pemerintah meningkatan produksi pangan

SPBU Samuda Akhirnya Beri Klarifikasi Terkait Keluhan Sopir Ambulans

SPBU Samuda Akhirnya Beri Klarifikasi Terkait Keluhan Sopir Ambulans

Manajer SPBU Samuda, Adi, menegaskan pihaknya sejak lama telah menerapkan pelayanan prioritas bagi kendaraan darurat seperti ambulans

Viral Ambulans Disebut Tak Dilayani Isi BBM, Sopir Akhirnya Klarifikasi: 'Saya Terpancing Emosi'

Viral Ambulans Disebut Tak Dilayani Isi BBM, Sopir Akhirnya Klarifikasi: 'Saya Terpancing Emosi'

Sopir bernama Ruspandi mengakui emosinya terpancing setelah ambulans yang dikendarainya disebut sebagai kendaraan pelangsir oleh pengantre l

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer