Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Brain Rot Mengancam Masa Depan Pelajar

Heru Prayitno
Penulis: Heru Prayitno❯
Bupati Kotawaringin Timur H Halikinnor bersama siswa MTsN 1 Kotim Aqifa Ekto Nayla Salsabila di halaman kantor Radar Sampit.
Bupati Kotawaringin Timur H Halikinnor bersama siswa MTsN 1 Kotim Aqifa Ekto Nayla Salsabila di halaman kantor Radar Sampit.

Advertisement

Kepada Yth Bupati Kotawaringin Timur 

Bp H Halikinnor

Assalamu’alakum Wr. Wb. Salam Sejahtera. 

Advertisement

Bapak Bupati yang saya hormati. Ada sebuah pepatah mengatakan, masa depan suatu bangsa ditentukan oleh apa yang dibaca anak mudanya hari ini.

Berangkat dari kegelisahan dan harapan tersebut, saya ingin menyampaikan aspirasi melalui surat ini. Saya menulis surat ini sebagai bentuk cinta, kepedulian, sekaligus kegelisahan saya terhadap masa depan remaja-remaja di Kotawaringin Timur. 

Akhir-akhir ini saya memperhatikan sebuah fenomena yang terjadi di lingkungan sekolah maupun di media sosial.

Advertisement

Fenomena ini mungkin terdengar asing bagi sebagian orang dewasa, tetapi sangat mengkhawatirkan bagi kami para remaja. Fenomena tersebut dikenal dengan istilah brain rot atau yang dapat diartikan sebagai “pembusukan otak”.

Saat ini, remaja seperti kami sering disuguhi video-video pendek yang tersebar luas di media sosial. Video tersebut berisi informasi yang dangkal dan kurang bermutu sehingga membuat otak kami menjadi malas berpikir, malas membaca, malas berimajinasi, serta kehilangan kemampuan untuk mencerna sesuatu secara mendalam.

Padahal, otak kami seharusnya digunakan untuk menyelesaikan masalah, berpikir kreatif, dan menciptakan hal-hal yang bermanfaat.

Namun, perlahan kemampuan itu mulai terkikis karena terlalu sering mengonsumsi konten singkat yang hanya mementingkan hiburan sesaat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dibalik Pengumuman Pemenang Lomba Menulis Surat untuk Bupati Kotim.Terungkap Fenomena Sosial dari Sudut Berbeda

Dibalik Pengumuman Pemenang Lomba Menulis Surat untuk Bupati Kotim.Terungkap Fenomena Sosial dari Sudut Berbeda

Dibalik Pengumuman Pemenang Lomba Menulis Surat untuk Bupati Kotim. Terungkap Fenomena Sosial di sekolah dan masyarakat dari Sudut Berbeda

Menulis Surat untuk Bupati Kotim Lahirkan Pelajar Kritis dan Peduli Kondisi Sosial

Menulis Surat untuk Bupati Kotim Lahirkan Pelajar Kritis dan Peduli Kondisi Sosial

Lomba menulis Surat untuk Bupati Kotim yang digelar dalam momentum Hari Pendidikan Nasional 2026, dan HUT ke 20 Radar Sampit sukses digelar

Rangkuman  dari Lomba Menulis Surat untuk Bupati Kotim, Mayoritas Aspirasi Generasi Z untuk Kemajuan di Masa Depan

Rangkuman dari Lomba Menulis Surat untuk Bupati Kotim, Mayoritas Aspirasi Generasi Z untuk Kemajuan di Masa Depan

Rangkuman aspirasi dari peserta Lomba Menulis Surat untuk Bupati Kotim, Mayoritas Aspirasi Generasi Z untuk Kemajuan daerah di Masa Depan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer