Radarsampit.jawapos.com – Video perkelahian dua siswa SMP di Kecamatan Kumai mendadak viral di jejaring WhatsApp pada Kamis siang (20/11/2025).
Aksi baku hantam yang terekam dan disebarkan pelajar lain itu memicu keresahan pihak sekolah hingga akhirnya dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Polsek Kumai.
Menerima laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Kumai Aiptu Nurhadi dan Aipda Yunaidi langsung terjun melakukan penelusuran dan penyelesaian masalah.
Mediasi pun digelar pada Jumat (21/11/2025) pagi di Jalan Panglima Utar, Kelurahan Candi.
Kapolsek Kumai Iptu Stefanus melalui Bhabinkamtibmas Aipda Yunaidi menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah mengetahui video adu jotos itu menyebar luas di kalangan warga.
“Setelah mendapat laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi semua siswa yang terlibat di video, baik pelaku, saksi, hingga yang merekam dan mengedit,” ujar Yunaidi.
Dalam proses mediasi, seluruh pihak hadir lengkap: dua siswa yang berkelahi, para saksi, perekam video, penyebar konten, dan orang tua masing-masing. Masalah akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.
“Video yang sempat beredar sudah diturunkan, semua pihak saling memaafkan, dan para siswa berjanji tidak mengulangi perbuatannya,” tambah Yunaidi.
Ia juga mengimbau warga, khususnya pelajar, agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. (*)
Editor : Slamet Harmoko