NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Ribuan warga memadati Alun-Alun Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, untuk menyaksikan kemeriahan Festival Babukung 2025, Minggu (9/11) malam.
Kegiatan budaya tahunan tersebut menampilkan beragam tari topeng tradisional khas Kalimantan Tengah yang menjadi kebanggaan masyarakat Lamandau.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dalam menyambut festival tersebut.
Ia menilai, semangat warga menunjukkan bahwa budaya daerah masih hidup dan tetap dicintai.
“Saya sangat terharu melihat ribuan masyarakat hadir dan menikmati Festival Babukung. Ini bukti bahwa budaya kita masih hidup dan menjadi bagian penting dari identitas Lamandau,” ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi acara.
Rizky menambahkan, kegiatan budaya seperti Festival Babukung menjadi wadah penting untuk melestarikan warisan leluhur dan memperkuat rasa kebersamaan antarwarga.
Ia berharap generasi muda terus menjaga dan mengembangkan kebudayaan daerah agar tidak tergerus zaman.
Selain menghadiri festival, Bupati juga menyampaikan optimismenya terkait penyelenggaraan Lamandau Expo 2025 yang akan digelar di lokasi yang sama.
Ia yakin ajang tersebut mampu menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah.
“Lamandau Expo adalah ajang untuk mempromosikan potensi daerah, baik di sektor perdagangan, perkebunan, kerajinan, maupun pariwisata. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin acara ini akan sukses dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” katanya.
Lamandau Expo 2025 akan menampilkan berbagai produk unggulan daerah serta kegiatan pendukung seperti pameran, seminar, dan lokakarya.
Selama empat malam berturut-turut, pengunjung juga akan dihibur oleh penampilan sejumlah artis nasional, di antaranya NDX AKA, J-Rocks, dan Sunu (Matta Band).
Sebelumnya, Rizky meninjau langsung kondisi area expo setelah diterpa angin kencang dan hujan lebat. Ia mengapresiasi kesigapan panitia dan peserta dalam menata kembali lokasi acara.
“Maklum, bulan November sudah masuk musim hujan. Alhamdulillah, kurang dari tiga jam seluruh stan kembali berdiri seperti semula. Para pedagang juga mulai beraktivitas, dan pengunjung kembali berdatangan meski acara belum dimulai,” ujarnya. (mex/yit)
Editor : Gunawan.