SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Nasib malang menimpa Usep Mansur, pria 43 tahun perantauan asal Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur ini.
Dirinya memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon sawit, di areal salah satu perusahaan besar swasta (PBS) perkebunan sawit.
Pria ini ditemukan sudah tak bernyawa oleh warga di Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotim, Sabtu (5/7) siang.
Menurut informasi dihimpun dari warga setempat, Usep nekad mengakhiri hidupnya lantaran diduga tak tahan malu, karena ketahuan sang istri telah berselingkuh dengan salah satu teman istrinya.
"Mayat pertama kali ditemukan oleh temannya yang sama-sama bekerja sebagai pemanen sawit," kata, Ardian salah satu warga Desa Natai Baru.
Warga setempat memperkirakan, sebelumnya sejak pagi Usep meninggalkan rumah dan bermaksud bekerja seperti biasa, memanen sawit. Namun, saat pukul 09.00 WIB ia tak terlihat di lokasi biasa tempatnya bekerja.
Beberapa temannya yang curiga pun memanggil dan berusaha mencari, hingga akhirnya menemukan tubuhnya sudah tergantung dengan tali marlon di salah satu pohon sawit.
"Pas ditemukan, jasadnya langsung diturunkan dengan kondisi leher masih terikat tali," beber Ardian.
Sementara itu, petugas kepolisian yang mendapatkan informasi itu langsung menuju ke lokasi. Setelah turut melakukan evakuasi, jasad Usep kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut.
Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, mengenai latar belakang pemicu kematian Usep tersebut, dan pihak keluarganya tak menyangka dan kaget dengan peristiwa mengenaskan itu.(sir/gus/*)
Editor : Agus Jaka Purnama