JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Kreasi cover halaman depan yang ditampilkan Radar Sampit pada pesta demokrasi 14 Februari 2024 lalu berbuah prestasi.
Halaman utama koran ini menjadi salah satu yang terbaik pada ajang Indonesia Print Media Award 2025 regional Kalimantan.
Penghargaan berupa Gold Winner tersebut diserahkan di Sekretariat Dewan Pers, Jalan Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (23/5).
Adapun kegiatan itu digelar Serikat Perusahaan Pers (SPS) yang konsisten mengadakan ajang kompetisi bergengsi sebagai bentuk apresiasi karya jurnalistik yang unggul dari media massa, pers kampus, serta korporasi/institusi di seluruh Indonesia.
Koran yang dinilai tujuh juri dari kalangan profesional tersebut menampilkan ilustrasi pelaksanaan pesta demokrasi dengan tiga calon presiden yang bertarung saat itu sebagai latar utama.
Kemudian ajakan pemilu damai melalui massa atau rakyat Indonesia yang antusias mengikuti pemilu.
Pemimpin Redaksi Radar Sampit Gunawan mengatakan, pada momen spesial tersebut, Radar Sampit sengaja menyajikan tampilan koran yang didominasi pada satu tema besar, yakni pesta demokrasi (Pilpres dan Pileg).
Dalam berita yang diterbitkan, ada ajakan bagi masyarakat sebagai pemilih untuk menggunakan hak suaranya.
”Pengambilan judul ’Krusialnya Satu Suara’ bermakna bahwa betapa berharganya satu suara masyarakat untuk menentukan arah pembangunan bangsa. Dalam hal ini, rakyat memegang kuasa penuh siapa pemimpin yang akan dipilihnya saat itu,” kata Gunawan.
Selain itu, lanjutnya, misi lain dari edisi spesial tersebut, yakni mendorong agar pelaksanaan pemilu berjalan dengan aman dan lancar, serta mencegah potensi kecurangan. Semua pihak yang bertarung wajib menghormati apa pun keputusan rakyat.
Baca Juga: 19 Tahun Radar Sampit, Menjaga Marwah Penyampai Pesan
Terkait ilustrasi yang ditampilkan, lanjutnya, merupakan hasil buah pemikiran yang disesuaikan tema dengan memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI. Kemudian dipoles lagi oleh tim kreatif (layout), sehingga menjadi lebih menarik.
Menurutnya, penghargaan yang diraih menjadi motivasi bagi tim redaksi Radar Sampit untuk terus menyajikan berita yang berkualitas dan bermanfaat bagi banyak orang. Terutama ikut berperan dalam membangun bangsa ke arah yang lebih baik.
Sementara itu, Direktur Radar Sampit Siti Fauziah mengatakan, penghargaan tersebut merupakan kesekian kalinya diterima Radar Sampit, setelah tahun sebelumnya juga mendapat penghargaan serupa.
Fauziah yang juga Ketua PWI Kotim ini menambahkan, hal itu juga membuktikan Radar Sampit terus berusaha menjaga kualitas pemberitaan dengan memegang teguh prinsip jurnalisme dan aturan lainnya.
Selain itu, memberikan pencerahan dan informasi kepada masyarakat dengan kreasi yang menarik agar pesan yang disampaikan bisa dipahami.
”Penghargaan ini juga kami persembahkan untuk pembaca Radar Sampit yang masih setia sampai sekarang, dimana Radar Sampit baru saja merayakan ulang tahun ke-19. Semoga kami bisa terus menampilkan karya-karya terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Anugerah SPS Awards tahun ini dihadiri Ketua Dewan Pers Profesor Komaruddin Hidayat; Ketua Umum Serikat Perusahaan Pers (SPS) Januar P. Ruswita, Sekjen SPS sekaligus Dewan Juri Asmono Wikan, seluruh Dewan Juri SPS Awards 2025, serta dihadiri 400 pimpinan perusahaan pers, pimpinan humas lembaga pemerintah dan korporasi, serta pengelola pers mahasiswa se-Indonesia.
Memasuki gelaran yang ke-16 tahun ini, SPS Awards menghadirkan beberapa kategori kompetisi, yakni: Indonesia Print Media Awards (IPMA), Indonesia inhouse Magazine Awards (InMA), Indonesia Young Readers Awards (IYRA), Indonesia Students Media Awards (ISMA), dan Indonesia Digital Media Awards (IDMA).
Januar P. Ruswita, Ketua Umum Serikat Perusahaan Pers (SPS), pada sambutan pembukaan SPS Awards 2025, mengatakan, Jakarta menjadi destinasi penyerahan SPS Awards, kompetisi paling bergengsi dan komprehensif bagi industri media, sekaligus pencapaian paripurna bagi korporasi, institusi, dan pemerintah daerah di bidang publikasi internal.
Anugerah SPS Awards tahun ini dihadiri sekitar 400 pimpinan perusahaan pers, pimpinan humas lembaga pemerintah dan korporasi, serta pengelola pers mahasiswa se-Indonesia.
Mengusung tema besar “Pers Indonesia, Pilar Informasi Terpercaya”, Januar menuturkan, perhelatan SPS Awards menegaskan bahwa SPS bersama pelaku industri pers terus berkomitmen menghadirkan produk jurnalistik berkualitas, yang relevan dengan kondisi kekinian.
”Semua itu agar pers mampu menjadi pilar informasi bagi masyarakat dan pengambil keputusan di tengah banjir informasi dan perubahan pola konsumsi informasi,” paparnya.
Menurutnya, Pers Indonesia sebagai pilar informasi adalah keniscayaan. Maka dari itu, keberlangsungan industri pers sudah selayaknya mendapat perhatian lebih, baik dari pemerintah maupun seluruh pendukung ekosistem bisnis pers.
”Keberpihakan terhadap informasi yang jernih akan menghasilkan generasi “emas”. Pembiaran terhadap massifnya penyebarluasan disinformasi, hoaks, ujaran kebencian, diskriminasi, penipuan, pornografi, bullying, trolling, doxing, sama saja membiarkan kegelapan di masa depan,” kata Januar. (hgn/yit/ign)
Editor : Slamet Harmoko