Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Serakah! Ternyata Segini Gaji Direksi Pertamina Patra Niaga, Tapi Nyatanya Tetap Nekat Korupsi

Slamet Harmoko • Sabtu, 1 Maret 2025 | 20:39 WIB
Tersangka korupsi di Pertamina Patra Niaga
Tersangka korupsi di Pertamina Patra Niaga

Radarsampit.jawapos.com - Mega korupsi yang melibatkan petinggi Pertamina menarik perhatian masyarakat.

Direktur Utama anak perusahaan Pertamina, Riva Siahaan, ditetapkan tersangka dalam kasus tata niaga minyak.

Bukan hanya soal nilai kerugian negara yang mencapai Rp193,7 triliun bahkan lebih, tapi juga soal tersangka.

 

Para tersangka kasus Pertamina ini merupakan pejabat tinggi di perusahaan plat merah tersebut, yang memiliki kisaran gaji fantastis.

Berikut jabatan dan gaji deretan tersangka kasus korupsi Pertamina yang merugikan negara hingga ratusan triliun:

 1. Riva Siahaan

Jabatan: Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga

Gaji: Rp1,8 miliar per bulan

2. Sani Dinar Saifuddin

Jabatan: Direktur Feed Stock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional

Gaji: Rp1 miliar sampai Rp2 miliar per bulan

Baca Juga: Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah di PT Pertamina Patra Niaga Berawal dari Temuan Masyarakat

3. Yoki Firnandi

Jabatan: Direktur Utama PT Pertamina Internasional Shipping

Gaji: Rp216 juta per bulan

4. Agus Purwono

Jabatan: Vice President PT Kilang Pertamina Internasional

5. Maya Kusmaya

Jabatan: Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga

6. Edward Corne

Jabatan: Vice President Trading Operations

7. Muhammad Kerry Andrianto Riza

Jabatan: Beneficialy Owner PT Navigator Khatulistiwa

8. Dimas Werhaspati

Jabatan: Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan PT Jenggala Maritim

9. Gading Ramadhan Joedo

Jabatan: Komisaris PT Jengga Maritim dan Direktur PT Orbit Terminal Merak

Tidak hanya itu, berdasarkan Laporan Keuangan 2023 PT Pertamina Patra Niaga, manajemen kunci, yakni dewan direksi dan komisaris mendapat kompensasi yang mencapai US$19,1 juta dollar AS atau setara Rp312 miliar (asumsi kurs Rp16.370 per dolar AS).

Di tahun 2023, Pertamina Patra Niaga mempunyai tujuh anggota dewan komisaris dan tujuh anggota dewan direksi.

Apabila kompensasi untuk anggota manajemen kunci dibagi rata, setiap orang diprediksi mendapat pendapatan sekitar US$1,36 juta atau sekitar Rp 21,8 miliar per tahun.

Sebagai informasi, kasus korupsi Pertamina ini memberikan dampak besar terhadap perekonomian dan kepercayaan publik terhadap perusahaan negara.

Kerugian negara yang mencapai Rp 193,7 triliun terdiri dari:

1. Ekspor minyak mentah dalam negeri senilai Rp 35 triliun

2. Impor minyak melalui broker senilai Rp 2,7 triliun

3. Impor Bahan Bakar Minta melalui broker Rp 9 triliun

4. Kompensasi dan subsidi BBM senilai Rp 147 triliun

Kejaksaan Agung mengatakan, kerugian negara sebesar Rp193,7 triliun akibat korupsi Pertamina tersebut terjadi hanya di tahun 2023. (fal/rs/jpg)

 

Editor : Slamet Harmoko
#Gaji Direksi BUMN #pertamax oplosan #pertalite oplosan #pertamina #pertamina patra niaga