Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sempat Jadi Buron, Pelaku Penembakan dengan Senapan Angin Akhirnya Diamankan Polisi

Slamet Harmoko • Sabtu, 1 Februari 2025 | 15:15 WIB
DIPERIKSA: SP, pelaku penembakan menggunakan senapan angin di barakan Jalan Pasir Panjang, Pangkalan Bun saat diperiksa di Mapolres Kobar. (Istimewa)
DIPERIKSA: SP, pelaku penembakan menggunakan senapan angin di barakan Jalan Pasir Panjang, Pangkalan Bun saat diperiksa di Mapolres Kobar. (Istimewa)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Buronan aksi penembakan di barakan Mak Cuncay, Jalan Utama Pasir Panjang Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalteng pada Rabu (29/1/2025) lalu akhirnya menyerahkan diri setelah didatangi aparat kepolisian.

Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman, menjelaskan bahwa setelah kejadian penembakan itu, pelaku langsung mengendarai sepeda motor dan pergi ke salah satu rumah milik keluarganya yang berada di Jalan Pancasila, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arsel.

"Pelaku ini menyerahkan diri dan langsung kami amankan ke Polres Kobar pada Kamis (30/1/2025) malam di rumah milik keluarganya," ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menerangkan bahwa saat ini Polres Kobar telah mengamankan barang bukti terkait kejadian serta melakukan pemeriksaan baik terhadap pelaku, saksi dan korban guna penyidikan lebih lanjut.

"Saat ini sudah kami proses dan tangani, dan kami imbau kepada masyarakat agar tetap tenang guna menjaga kondusifitas dan kamtibmas daerah," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, keributan berujung penembakan menggunakan senapan angin terjadi di barakan Mak Cuncay, Jalan Utama Pasir Panjang Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalteng Rabu (29/1/2025) sekitar 22.00 WIB.

Pelaku penembakan berinisial SP merupakan warga Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan sedangkan korban bernama Mustofa.

Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Yusfandi Usman, menjelaskan bahwa peristiwa penembakan menggunakan senapan angin itu karena pelaku SP tak terima setelah ditegur oleh Jasmidi (ayah korban) karena memainkan senapan angin secara sembarangan yang bisa membahayakan warga sekitar.

"Jasmidi menegur pelaku agar tidak memainkan senapan anginnya, pelaku memainkan senapan anginnya dengan cara menembakkan senapan anginnya di berbagai arah," ungkap Kapolres

Karena teguran itu akhirnya Jasmidi dan SP terlibat cek cok. Kemudian anak Jasmidi yang bernama Mustofa keluar dari barakan karena mendengar ada keributan. Mustofa saat itu berniat membela ayahnya.

Akhirnya terjadilan perkelahian antara Mustofa (korban) dan SP (pelaku) di depan barakan. Kemudian ternyata SP makin beringas hingga berujung pada penembakan menggunakan senapan angin sebanyak 1 (satu) kali yang mengenai bagian pinggul Mustofa hingga berdarah.

Setelah kejadian tersebut, SP langsung melarikan diri, sedangkan korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanudin Pangkalan Bun untuk mendapatkan perawatan medis. (*/sla)

Editor : Slamet Harmoko
#berita pangkalan bun #penembakan #info pbun #barakan #senapan angin #Pangkalan Bun #kalteng