PULANG PISAU,radarsampit.jawapos.com - Jalan Abel Gawei (Rei 2) Kabupaten Pulang Pisau saat ini bertambah semarak dengan sejumlah lampu hias mirip terowongan Nur Mentaya di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang dibangun pemerintah setempat.
Namun, jalan yang menghubungkan Jalan lintas Kalimantan dengan pelabuhan Pelindo Pulang Pisau ini kini menjadi tempat favorit anak muda untuk nongkrong. Tak hanya itu, di lokasi ini juga mulai marak aksi balapan liar di malam hari, hingga bunyi bising knalpot cukup mengganggu warga di kawasan tersebut.
"Kalau sudah malam, jalan berubah jadi arena balap. Bunyi knalpot nyaring jelas mengganggu kami yang beristirahat,” ucap Desi, salah satu warga Jalan Rey, baru-baru tadi.
Menurutnya, kepolisian memang sering melakukan patroli di daerah tersebut. Pasalnya jika kepolisian lengah, sudah ada sekumpulan pemuda yang menggeber motornya, melaju kencang.
Menindaklanjuti banyaknya keluhan warga dan lokasi yang rawan terhadap aktivitas balap liar, Satlantas Polres Pulang Pisau terus gencar melaksanakan patroli malam di Jalan Rey, Pulang Pisau. Mengingat sudut Jalan yang dipenuhi pemuda sedang nongkrong tersebut akan berubah menjadi arena balap liar jika kepolisian lengah.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Mada Rahmadita melalui Kasat lantas AKP Nurhadi mengakui, aksi balap liar sering kali terjadi di malam hari dan sering meresahkan warga sekitar.
"Pada waktu menjelang tengah malam sampai subuh biasanya para remaja masih ada yang nongkrong, hal tersebut disinyalir kerap dimanfaatkan untuk balap liar,” ujarnya, Minggu (29/12).
Mengantisipasi hal itu, pihaknya pun kini semakin rutin patroli malam di kawasan tersebut. Selain itu, petugas patroli juga menghampiri para pemuda yang nongkrong lalu mengecek kelengkapan kendaraan dan menghimbau mereka agar tidak melakukan aktivitas balap liar.
Nurhadi juga menegaskan, pihaknya menghimbau kepada warga untuk tidak ragu menginformasikan kepada petugas kepolisian jika ada aksi balap liar terjadi. Selain itu meminta kerjasama para orangtua untuk mengawasi anak- anaknya, agar tidak ikut-ikutan balap liar. (sbn/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama