Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Sampit, Komoditas Ludes dalam Hitungan Menit

M
Penulis: M. Akbar❯
ANTUSIAS: Puluhan masyarakat memadati stand-stand bahan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar di Taman Kota Sampit, Kamis (21/5).  (Akbar/Radar Sampit)
ANTUSIAS: Puluhan masyarakat memadati stand-stand bahan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar di Taman Kota Sampit, Kamis (21/5). (Akbar/Radar Sampit)

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Warga Kota Sampit menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) di Taman Kota Sampit, Kamis (21/5). Tingginya antusiasme masyarakat membuat sejumlah komoditas pangan habis terjual hanya dalam hitungan menit.

Berdasarkan pantauan di lapangan, masyarakat sudah memadati lokasi sebelum kegiatan dimulai. Bahkan antrean pembeli terlihat mengular sejak pagi untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.

Komoditas telur ayam menjadi salah satu barang yang paling cepat habis terjual, bahkan hanya sekitar tiga menit setelah penjualan dibuka. Sementara sejumlah komoditas lainnya ludes dalam waktu kurang dari lima menit akibat membludaknya pembeli.

Advertisement

Kepala DPKP Kotim, Yephi Hartadi Periyanto, mengatakan GPM digelar sebagai langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 1447 Hijriah.

“Kalau sebelumnya kita laksanakan menjelang Lebaran, sekarang kembali digelar menjelang Hari Raya Iduladha,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, gula, telur, bawang, minyak goreng hingga sayur-sayuran. Pelaksanaan GPM juga melibatkan kelompok tani dan distributor pangan.

Advertisement

“Komoditas yang disediakan di antaranya beras, gula, telur, bawang dan sayur-sayuran. Kami juga melibatkan kelompok tani serta distributor,” katanya.

Dalam kegiatan itu, beras premium dijual Rp77 ribu per sak, beras SPHP Rp58 ribu per sak, gula pasir Rp17 ribu per kilogram, minyak goreng Minyak Kita Rp15 ribu per liter, bawang merah Rp40 ribu per kilogram, bawang putih Rp28 ribu per kilogram, serta telur ayam Rp50 ribu per rak.

Selain bahan pokok, tersedia pula produk frozen food, buah-buahan dan berbagai komoditas lainnya dengan harga terjangkau.

Yephi menyebutkan, harga yang ditawarkan dalam GPM memang diposisikan di bawah harga eceran tertinggi (HET) sebagai upaya pengendalian harga menjelang hari besar keagamaan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Warga Tumbang Napoi Antusias Beli Bahan Pokok Murah

Warga Tumbang Napoi Antusias Beli Bahan Pokok Murah

Ratusan warga Kelurahan Tumbang Napoi, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), antusias membeli berbagai komoditas bahan pokok

Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Lamandau

Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Lamandau

Warga memadati halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lamandau, Selasa (4/8) pagi, untuk membeli bahan pangan pokok bersubsidi.

Gubernur Kalteng Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Korbankan Program Masyarakat

Gubernur Kalteng Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Korbankan Program Masyarakat

Agustiar Sabran menegaskan kebijakan efisiensi anggaran tidak akan mengorbankan program strategis yang berkaitan kepentingan masyarakat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer