SEMARANG,radarsampit.jawapos.com - Bus rombongan Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa asal Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami kecelakaan di ruas jalan Tol Semarang - Bawen Kecamatan Banyumanik saat hendak menuju Bandara Ahmad Yani Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (19/12) sekitar pukul 07.25.
Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan bus penumpang dengan truk tronton, tepatnyadi di Tol KM 423 Jalur B Banyumanik, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Bahkan, bus bernopol H7485OQ sampai keluar pembatas Jalan terguling.
Akibat kejadian ini, belasan orang mengalami luka-luka, dan dua orang lainnya masih dalam perawatan medis di Rumah Sakit Banyumanik, Kota Semarang.
"Iya, ada 11 orang-orang luka ringan. Kalau yang luka ringan rawat jalan, dan masih ada dua orang yang masih dirawat, mengalami patah tulang," ungkap Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Ipda Agus Tri Handoko, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (19/12/2024).
Bus yang mengalami kecelakaan itu adalah Hino PT Kaisa Rossie warna putih kombinasi bernopol H-7485-OQ, dikemudikan M Wahid Naharruddin, 24, pria warga Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.
Terlibat kecelakaan dengan truk tronton warna Merah, B-9968-UIX dikemudikan Nanang Singgih, 41, warga Cianting, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Surat-surat juga lengkap.
Kejadian bermula saat bus penumpang tersebut melaju dari arah Ungaran menuju Tembalang atau selatan ke utara. Sampai lokasi kejadian, terlibat kecelakaan dengan truk yang melaju searah didepannya.
"Pengemudi bus Hino diduga kurang waspada pandangan depan sehingga terjadi kecelakaan dengan Kbm Truk (Tronton B-9968-UIX) yang melaju searah di depannya, kemudian Kbm Bus Hino (H-7485-OQ) oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan kemudian terguling," bebernya.
Informasi yang diperoleh, bus tersebut terguling persis berada di dekat terowongan tol Gedawang, Kecamatan Banyumanik.
Penumpang kemudian berhamburan keluar menyelamatkan diri. Kemudian mereka dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapat perawatan medis.
"Korban jiwa nihil. Sopir bus mengalami luka. Itu kan bus rombongan dari Yogyakarta mau ke Kalimantan. Melintas di tol mau ke Bandara Ahmad Yani," jelasnya.
Pihak Polantas dari Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang yang mendapat laporan langsung menuju lokasi melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi guna bahan penyelidikan lebih lanjut. Sementara, pengemudi truk dan bus tersebut masih dimintai keterangan.
Sedangkan kerugian materi, Bus Hino PT Kaisa Rossie mengalami kerusakan pada kaca depan pecah, bodi depan dan bodi samping ringsek. Truk Tronton mengalami kerusakan pada bodi belakang pesok.
Usai Hadiri Kegiatan Kemendagri
“Seluruh penumpang dalam rombongan selamat, hanya beberapa orang dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan karena ada yang mengalami luka-luka,” kata Kepala Desa Purwodadi Kecamatan Maliku Kabupaten Pulpis, Lusiam Marhani saat dihubungi ANTARA Kalteng.
Lusiam mengungkapkan yang ikut dalam rombongan bus tersebut, dirinya tidak mengetahui pasti kronologis dan penyebab kecelakaan tersebut.
Dirinya saat berada dalam bus dalam keadaan tidur untuk beristirahat, saat terbangun tiba-tiba bus sudah dalam posisi terbalik miring setelah sebelumnya menabrak pembatas atau pengaman jalan.
“Kita rombongan tergabung bersama pemerintah desa Kecamatan Kahayan Kuala untuk kembali ke Pulpis melalui Bandara Ahmad Yani Semarang menuju Bandara Syamsudinnoor Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel),” ucapnya.
Menurutnya, usai kecelakaan suluruh penumpang dievakuasi dan beristirahat ke Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Sub Unit Jateng X Jalan Tol Semarang-Bawen.
Beberapa penumpang dari rombongan teah dimintai keterangan terkait kecelakaan ini dan yang luka-luka langsung dibawa ke fasilitas pelayanan terdekat untuk mendapatkan perawatan media.
Selain itu, Kepala Desa Sebangau Permai Kecamatan Sebangau Kuala Tirto Pramono mengatakan bahwa ada empat bus yang mengangkut rombongan Kades dan perangkat pemerintah desa menuju Bandara Ahmad Yani-Semarang.
“Kita tergabung dengan Kecamatan Pandih Batu berada bus pertama. Rombongan Kecamatan MalikuKahayan Kuala menggunakan bis rombongan kedua sehingga tidak mengetahui kronologis persis kecelakaan,” terangnya.
Dirinya berharap seluruh penumpang rombongan Kecamatan Maliku-Kahayan Kuala selamat dan bisa kembali melanjutkan perjalan kembali ke Kabupaten Pulpis.
Camat Maliku Efri Gusyl Pani membenarkan bahwa dirinya telah mendapat laporan terjadi kecelakaan pada bis yang ditumpangi rombongan pemerintah desa dari Kecamatan Maliku di ruas jalan tol Semarang-Bawen.
“Informasi terakhir yang diterima seluruh penumpang dalam keadaan selamat dan kita semua berharap rombongan bisa kembali di kabupaten setempat,” ucapnya.
Pani juga mengaku dirinya terus memantau setiap perkembangan dan laporan dari pemerintah desa. Dikatakan bahwa rombongan penumpang diperkirakan ada sebanyak 50 orang yang terdiri dari 39 penumpang asal pemerintah desa di Kecamatan Maliku dan 11 orang dari pemerintah desa di Kecamatan Kahayan Kuala.
Menurutnya, keberangkatan rombongan Kades dan perangkat desa ini mengikuti peningkatan kapasitas sumber daya manusia berkaitan dengan sistem pengelolaan keuangan desa yang dilaksanakan bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). (mha/bas/ant)
Berikut daftar korban luka penumpang bus :
- Rani Wulandari, mengalami luka pada dada dan lengan kanan nyeri.
- Supardi, mengalami luka pada kepala memar dan kaki kanan nyeri.
- Helmiyatie, perempuan mengalami luka pada dada sesak di rawat jalan.
- Joko Utomo, mengalami luka pada punggung lecet di rawat jalan.
- Indah Wihartati, mengalami luka pada tangan kiri patah di rawat di RS. Banyumanik 2 Semarang.
- Priyati, mengalami luka pada hidung bengkak di rawat jalan.
- Via Oktavia, mengalami luka pada nyeri kepala, pelipis dan dahi robek di rawat jalan.
- Wahyu Anita Sari, mengalami luka kaki kanan nyeri di rawat jalan.
- Devi Lestari, mengalami luka pada paha kanan nyeri di rawat.
- Joko Aprianto, mengalami luka pada pinggul kanan nyeri di rawat jalan.
Para korban luka tersebut merupakan warga Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
- Diky Rifkiyanto, warga Kelurahan Plumutan, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang. Mengalami luka pada pinggang di rawat di RS. Banyumanik 2 Semarang.
Editor : Farid Mahliyannor