Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Layak Jadi Pertimbangan, Kotawaringin Timur Miliki Sejumlah Destinasi Wisata Menarik

Slamet Harmoko • Kamis, 29 Agustus 2024 | 17:16 WIB
PANTAI: Pantai Ujung Pandaran merupakan salah satu destinasi wisata andalan yang ada di Kotim. (Dok. YUNI/RADAR SAMPIT)   
PANTAI: Pantai Ujung Pandaran merupakan salah satu destinasi wisata andalan yang ada di Kotim. (Dok. YUNI/RADAR SAMPIT)  

 

SAMPIT - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memiliki banyak destinasi wisata yang dapat dikunjungi wisatawan lokal ataupun mancanegara. Mulai dari wisata di dalam Kota Sampit, di pesisir pantai, hingga pedalaman. 

"Di Kotim ini ada banyak destinasi wisata yang direkomendasikan untuk dikunjungi para wisatawan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim Bima Ekawardhana. 

Pemerintah daerah terus meningkatkan kunjungan wisatawan. Beberapa rekomendasi destinasi wisatawan diantaranya, wisata Susur Sungai Mentaya, Ikon Jelawat, Rumah Betang Gagu, Riam Sandung Angui, Taman Kota Sampit, Bundaran Balanga, Pantai Ujung Pandaran, dan  Air Terjun Merah Kalap Gadur. 

Wisata Susur Sungai Mentaya menjadi andalah wisatawan yang ada di dalam kota. Tarifnya menyesuaikan jarak susur sungai.  

Ikon Jelawat Sampit juga terletak di tengah Kota Sampit. Taman ini memiliki ikon dari Kota Sampit yakni tugu ikan jelawat. Taman Jelawat  menawarkan area rekreasi dan bersantai di tepi sungai.

Ada pula Rumah Betang Gagu, Kecamatan Antang Kalang. Jarak dari Sampit  sekitar 190 kilometer, dapat dicapai dengan menggunakan transportasi darat menuju Antang Kalang dan dilanjutkan  menggunakan transportasi sungai menuju Desa Tumbang Gagu selama 5-6 jam perjalanan. 

Sepanjang perjalanan terdapat panorama yang menarik, juga melewati riam-riam yang cukup menantang. Pembangunan Betang Tumbang Gagu dimulai pada tahun 1870 dan selesai pada tahun 1878, pembangunan betang ini di rintis oleh Singa Jaya Antang bin Lambang. Pangkong lding, Tuyang Busou, Boruk Dowut dan Lambang Dadu (Ayah Anting). 

Betang Tumbang Gagu adalah rumah tradisional Suku Dayak yang berukuran besar sehingga dapat dihuni oleh beberapa kepala keluarga.

Betang ini masih terjaga keberadaannya meskipun dibeberapa bagian sudah mulai lapuk di makan usia. Arsitektur betang ini sederhana tetapi unik karena dalam pembangunannya tidak menggunakan paku melainkan menggunakan pasak dan kayu. 

Kemudian ada wisata Riam Sandung Angui Kecamatan Antang Kalang. Riam Sandung Angui merupakan salah satu riam yang berada di hulu sungai mentaya ini mengalir di sekitar Desa Tumbang Puan dan Desa Tumbang Manya Kecamatan Antang Kalang. 

Ada pula Taman Kota Sampit yang merupakan destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga dan teman. Taman ini menawarkan suasana yang tenang dan asri, serta berbagai fasilitas yang dapat dinikmati oleh para pengunjung.

Selain itu, taman ini juga menawarkan berbagai ornamen khas Dayak yang menambah keindahan taman.

Tiket masuknya gratis, sehingga pengunjung dapat menikmati keindahan taman ini tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. 

Wisata Bundaran Balanga di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 3 ini pada awalnya  terdapat tiang dari kayu ulin yang didirikan untuk memperingati tragedi kemanusiaan yang pernah terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur pada tahun 2001.

Tiang tersebut terdapat berbagai macam ukiran yang mewakili aliran sungai besar yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur. 

Pada pemerintahan Bupati Supian Hadi, bundaran ini dipercantik agar menarik minat masyarakat untuk mengunjunginya dan untuk memperindah kota Sampit Tepat di sebelah barat bundaran balanga, merupakan komplek Islamic Center dan juga Mesjid Raya Wahyu Al Hadi. 

Pantai Ujung Pandaran, sebuah destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa. Terletak di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit.

Pantai ini menawarkan pemandangan matahari terbenam yang memukau dan suasana yang tenang jauh dari hiruk pikuk kota.

Pantai Ujung Pandaran merupakan pantai miring yang berdekatan dengan Laut Utara, sehingga memberikan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjungnya. 

Pantai Ujung Pandaran merupakan destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam yang mempesona, dengan pasir putih yang lembut dan air laut yang jernih. 

Destinasi wisata berikutnya yang tak kalah menarik adalah Air Terjun Merah Kalap Gadur Kecamatan Teluk Sampit.

 Masyarakat setempat menyebutnya air terjun merah, karena warna airnya yang kemerahan. Spot wisata ini terletak di kampung Kalap Gadur. Air nya yang berwarna kemerah-merahan dan sangat jernih ini mengalir dengan deras dari atas tebing yang hanya setinggi sekitar tiga meter.

Lokasi ini belum banyak diketahui oleh masyarakat luar daerah tersebut. Sehingga suasananya masih terasa sangat alami, asri & eksotis. Untuk mencapai lokasi air terjun merah di kampung Kalap Gadur, dapat ditempuh dari desa Ujung Pandaran menuju arah kabupaten Seruyan.

Hanya dibutuhkan waktu perjalanan sekitar 30 menit atau sejauh 20 kilometer, baik dengan mengendarai mobil maupun sepeda motor. (yn/yit) 

 

Editor : Slamet Harmoko
#sungai mentaya #wisata #ikon jelawat kotim #sampit #kotim #destinasi #kotawaringin timur #disbudpar