Gerak cepat tersebut antara lain dengan menggelar pasar penyimbang, pasar murah hingga bantuan sosial di seluruh Kalteng, tanpa terkecuali. Pemprov bahkan sudah menyiapkan 10 ribu ton beras, 2 juta liter minyak goreng dan 2 juta kilogram gula pasir, untuk membantu masyarakat.
Diketahui belakangan ini, ada sejumlah wilayah kabupaten kota terdampak musibah bencana alam berupa banjir.
“Kami tahap awal membeli beras 10 ribu ton beras, minyak goreng 2 juta liter dan itu untuk 2 juta kepala keluarga. Kemudian gula 2 juta kilogram. Semoga masyarakat terbagi, nantinya dibagi 3 kali dalam setahun. Ini komitmen pemprov untuk masyarakat dan gubernur juga menjalankan sesuai undang-undang dasar 1945 karena wajib untuk berbagi,” ujar Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, saat menggelar pertemuan dengan insan pers di Istana Isen Mulang, Palangkaraya, Jumat (15/3).
Ditegaskannya, langkah tersebut sebenarnya sudah dilakukan setiap tahun belakangan ini, dan berdampak baik untuk mengendalikan inflasi di Kalteng.
Di dampingi Wagub Kalteng Edy Pratowo dan Sekda Kalteng Nuryakin, serta Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kalteng Agus Siswadi, dijelaskan pihaknya telah menganggarkan biaya belanja tak terduga senilai ratusan miliar untuk membantu masyarakat.
Dan terkait pasar murah dan bansos, rencananya hari ini mulai dilaksanakan, sebagai langkah cepat pemprov untuk masyarakat.
“Ini langkah cepat untuk masyarakat,”tegas Sugianto.
Pihaknya pun sudah sudah melaksanakan rapat terbatas terkait kondisi Kalteng saat ini. Salah satunya terjadinya bencana alam, sehingga perlu langkah konkret itu bisa berbagi berkah dalam puasa Ramadan ini.
“Kami akan mengeluarkan paket sembako gratis seperti di Barito Selatan (Barsel). Juga termasuk untuk korban banjir di Palangkaraya akan dibantu paket bantuan. Ada tambahan, biasa 5 kilogram menjadi 10 kilogram dan lainnya, nilainya Rp 200 ribu lebih per paket. Bantuan supaya langsung diberikan ke masyarakat pintu ke pintu. Saya juga akan mengawasi,” papar Sugianto Sabran.
Dirinya menginginkan langkah cepat tanggap tersebut sesuai harapan dan tepat sasaran. Maka itu tambahnya, ada pasar penyimbang dan murah yang selama satu minggu, ribuan ton paket sembako disalurkan Se Kalteng.
“Intinya semua untuk masyarakat. Nanti itu akan dibagi, Sekda koordinator wilayah timur dan utara. Pak wagub wilayah tengah dan saya keseluruhan. Pokoknya sama-sama mengontrol agar yang berhak menerima itu memang orang yang berhak. Ini juga akan dilaksanakan setiap tahun,” pungkas Sugianto Sabran. (daq/gus)
Editor : Slamet Harmoko