PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan pemangkasan ulang (topping) pohon di sejumlah ruas jalan di Kota Pangkalan Bun.
Pemangkasan ini dilakukan sebagai langkah proaktif untuk meminimalisir risiko pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa bulan terakhir. Saat ini, kegiatan difokuskan pada wilayah perkantoran dan ruas jalan utama yang padat lalu lintas.
Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati DLH Kobar, Aqua Fradida Samodra, menjelaskan, tim teknis menargetkan pohon-pohon dengan massa tajuk tidak seimbang atau kondisi kesehatan yang rawan.
“Ketinggian pohon disesuaikan menjadi sekitar 7,5 meter. Batasan ini ditentukan berdasarkan kajian teknis untuk menjaga titik berat pohon tetap stabil, sekaligus memastikan dahan tidak mengganggu kabel utilitas maupun pandangan pengguna jalan,” ujar Aqua.
Ia menambahkan, DLH secara berkala melakukan pemantauan di seluruh ruas jalan protokol untuk memastikan keselamatan warga, terutama saat cuaca ekstrem dan angin kencang. “Kita terus memonitor pohon-pohon yang rawan tumbang dan lapuk,” katanya.
Sementara itu, personel BPBD Kobar, Sayid Abdul Badawi, menyatakan pemangkasan dan penebangan pohon yang lapuk diprioritaskan di lingkungan pemerintahan, seperti BKPSDM dan Satpol PP. “Besok kegiatan akan dilanjutkan. Saat ini, kami fokus pada pohon yang lapuk dan rawan,” ujarnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno