Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Taman Kota Bundaran Pancasila Gelap, Warga Pangkalan Bun Minta Dipasangi Alat Ini

Koko Sulistyo • Jumat, 27 Juni 2025 | 20:53 WIB
GELAP : Suasana jalan Iskandar, kawasan Bundaran Pancasila minim pencahayaan setelah pedagang direlokasi, belum lama ini. FOTO: AGUS/RADAR PANGKALAN BUN
GELAP : Suasana jalan Iskandar, kawasan Bundaran Pancasila minim pencahayaan setelah pedagang direlokasi, belum lama ini. FOTO: AGUS/RADAR PANGKALAN BUN

PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com - Taman Kota Manis Bundaran Pancasila, Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saat ini sepi, trotoar yang selalu ramai nampak lengang, setiap hari riuh oleh suara anak-anak bermain kini senyap.

Puluhan pedagang kuliner telah dipindah ke Pangkalan Bun Park, Pasar Palagan Sambi serta di taman Kolaborasi Jalan Iskandar yang masih dalam kawasan Bundaran Pancasila.

Relokasi pedagang kaki lima tersebut dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi trotoar untuk pejalan kaki dan taman sebagai ruang terbuka publik. Namun, sayangnya setelah tidak ada lagi aktivitas taman kota manis sepi dan cenderung gelap.

Minimnya pencahayaan mendapat tanggapan beragam dari masyarakat, mereka berharap agar Bundaran Pancasila sebagai ikon jantung kota Pangkalan Bun dapat kembali meriah, bercahaya meski tanpa pedagang.

"Kami takut saja, ketika taman-taman kurang pencahayaan, maka menjadi tempat baru untuk pasangan-pasangan berbuat hal yang negatif, tidak menutup kemungkinan juga menjadi tempat untuk mabuk-mabukan dan perbuatan kriminal," keluh Mariam, warga Pangkalan Bun, Jumat (27/6/2025).

Sejatinya, ia mendukung keinginan pemerintah daerah untuk mengembalikan fungsi trotoar dan taman, namun juga tidak melupakan kenyamanan dan keamanan di ruang publik tersebut.

Warga lainnya, Darto berharap agar sosialisasi kepada masyarakat terus digaungkan agar pelaku usaha yang telah direlokasi tidak merugi karena sepi pengunjung di tempat yang baru.

Menurutnya inovasi dan kreasi dalam bentuk hiburan harus dilaksanakan di tempat yang baru, kegiatan tersebut diyakini mampu mendongkrak minat masyarakat untuk datang ke lokasi penempatan usaha yang baru para pelaku usaha.

"Pelan-pelan saya yakin di Pangkalan Bun Park, di taman Kolaborasi maupun di pasar Palagan Sambi akan ramai, tapi butuh pemicu pada awal ini, buat event hiburan agar masyarakat mau datang, dan tentunya di trotoar bundaran Pancasila dan Taman Kota Manis ditambah pencahayaan agar lebih menarik," pungkasnya. (tyo/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#bundaran pancasila #minim penerangan #gelap #taman kota