PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Pelaksanaan Marunting Fashion Carnaval berlangsung meriah. Meski hujan gerimis, masyarakat tetap antusiasi bertahan menyaksikan peserta melintas di catwalk, depan rumah jabatan Bupati Kotawaringin Barat, Kalteng, Minggu (8/9).
Peserta bukan hanya berasal dari sanggar kesenian dan sekolah di Kota Pangkalan Bun, tetapi juga berasal dari sekolah dan sanggar seni dari Sukamara.
Menampilkan kostum dengan beragam tema, sebanyak 48 peserta memamerkan hasil karya desainer Kota Pangkalan Bun dan Sukamara.
Karnaval itu menjadi event tahunan yang ditunggu-tunggu masyarakat Kobar.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Edie Faganti saat membacakan sambutan Pj Bupati Kobar Budi Santosa mengatakan, event Marunting Fashion Carnaval merupakan salah satu event pariwisata yang sangat dinantikan di Kobar.
”Acara ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat lokal, tetapi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan berbagai daerah, bahkan mancanegara," ujarnya.
Menurutnya, even tersebut juga berperan penting mempromosikan kekayaan budaya, adat, dan tradisi lokal Kobar ke kancah yang lebih luas.
Dia melanjutkan, pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Event tersebut sekaligus menjadi wadah memperkenalkan keindahan dan keunikan budaya Kobar kepada dunia luar.
”Ini juga menjadi ajang generasi muda untuk mengekspresikan kreativitasnya. Saya sangat bangga melihat bagaimana anak-anak muda Kobar berpartisipasi dengan penuh semangat dan menampilkan ide-ide kreatif yang luar biasa dalam karnaval ini," katanya. (tyo/ign)
Editor : Slamet Harmoko