Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, DPKUKMP Palangka Raya Siapkan Strategi Kendalikan Harga

Dodi Abdul Qadir • Senin, 3 November 2025 | 20:48 WIB
RAPAT: Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal (kanan) saat memimpin rapat, baru-baru tadi. FOTO: DODI/RADAR SAMPIT
RAPAT: Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal (kanan) saat memimpin rapat, baru-baru tadi. FOTO: DODI/RADAR SAMPIT

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya akan menjalankan strategi jika harga bahan pokok terjadi peningkatan menjelang hari besar keagamaan, Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal menekankan, salah satu upaya dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan menggelar operasi pasar atau pasar penyeimbang. Langkah ini dinilai efektif bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Tujuannya agar masyarakat tidak terbebani dan daya beli tetap terjaga. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok selalu tersedia dengan harga terjangkau,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

Katanya, Meski langkah tersebut telah dipikirkan, pihaknya tetap mengantisipasi agar menjelang dan saat perayaan hari tersebut, harga bahan pokok tetap stabil. Adalah dengan memperketat pemantauan harga di pasaran.

Menurut Samsul Rizal, pemantauan rutin penting dijalankan sebagai bagian dalam upaya mengantisipasi potensi gejolak harga maupun praktik penimbunan barang.

Dalam langkah ini, pihaknya tidak berjalan sendiri. Melainkan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang sewaktu-waktu siap turun ke lapangan.

“Kami turun langsung ke lapangan, mencatat perkembangan harga, serta berdialog dengan para pedagang dan distributor,” ungkapnya.

Selain itu, DPKUKMP juga akan menggandeng Perum Bulog untuk menjamin ketersediaan beras serta sejumlah komoditas strategis lainnya. Kerja sama ini dinilai efektif dalam menekan potensi inflasi daerah akibat fluktuasi harga, terutama menjelang perayaan tersebut.

Untuk saat ini, dia menegaskan bahwa secara umum, harga bahan pokok masih stabil. Hanya ada beberapa komoditas sayur mengalami kenaikan ringan akibat faktor cuaca.

“Namun secara keseluruhan, stok pangan tetap aman dan pasokan berjalan lancar,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan memperketat pemantauan terhadap distribusi bahan pokok, terutama beras, gula, minyak goreng, dan telur ayam, yang biasanya mengalami peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru, permintaan masyarakat meningkat cukup signifikan. Karena itu kami akan memperkuat koordinasi dengan Bulog, distributor, dan pelaku usaha agar pasokan tetap aman dan harga terkendali,” imbuhnya.

Selain itu, DPKUKMP juga berencana menggelar operasi pasar murah di beberapa titik strategis di Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan potensi inflasi daerah.

Menurutnya, Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan, pemantauan harga akan dilakukan setiap hari melalui sistem laporan harga bahan pokok di lapangan. Jika ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar, tim akan segera melakukan penelusuran dan intervensi agar situasi tetap terkendali.

“Konkretnya langkah antisipatif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi lokal serta memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang tanpa khawatir terhadap kenaikan harga bahan pokok,” tandasnya. (soc/daq/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#natal #dpkukmp palangka raya #hari besar keagamaan #tahun baru