Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dinas Pendidikan Palangka Raya Gelar FTBI 2025. Jaga Bahasa Daerah Sejak Dini

Dodi Abdul Qadir • Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:32 WIB
LUAR BIASA : Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya Aprae Vico Ranan bersama Kabid Pembinaan SMP Palangka Raya Aswani saat berfoto bersama di kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI)
LUAR BIASA : Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya Aprae Vico Ranan bersama Kabid Pembinaan SMP Palangka Raya Aswani saat berfoto bersama di kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI)

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com — Langkah konkret dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya dalam menjaga kelestarian bahasa daerah, salah satunya melalui Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kota Palangka Raya tahun 2025.

Lembaga ini mengikat komitmen pelestarian Bahasa Dayak Ngaju dengan model kompetisi berjenjang. Agenda ini juga menjadi dukungan nyata terhadap Merdeka Belajar Episode 17 tentang revitalisasi bahasa dan sastra daerah.

FTBI diharapkan tidak sekadar seremoni. Festival tersebut dirancang untuk memperkuat identitas budaya bangsa sekaligus menumbuhkan generasi muda sebagai penutur aktif bahasa daerah.

Lomba ini diikuti siswa SD dan SMP sederajat dari berbagai cabang: Cipta Puisi (SD: 11, SMP: 13), Karungut (SD: 8, SMP: 14), Komedi Tunggal (SD: 6, SMP: 8), Mendongeng (SD: 11, SMP: 14), Menulis Cerpen (SD: 7, SMP: 12), serta Pidato (SD: 9, SMP: 13). Total peserta tercatat 122 siswa: 47 dari SD dan 75 dari SMP.

Penilaian melibatkan 18 juri yang terdiri atas pakar bahasa, pemerhati budaya, serta seniman daerah. Hadiah disiapkan untuk tiga juara tiap cabang, juara 1 menerima piala, sertifikat, dan uang pembinaan Rp2 juta, juara 2 Rp1,5 juta; dan juara 3 Rp1 juta.

Para juara pertama dari semua cabang akan membawa nama Kota Palangka Raya ke FTBI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah pada 3–5 November 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Aprae Vico Ranan menyampaikan, Disdik komitmen untuk memperkuat penggunaan bahasa daerah melalui program pembelajaran, kegiatan literasi, dan lomba berbahasa daerah di sekolah. “Benar, giatnya dilakukan belum lama ini, 22-23 Oktober2025,” ucapnya, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, pengenalan bahasa daerah harus ditanamkan bukan hanya di kelas, tetapi juga lewat kebiasaan bertutur dalam kegiatan sehari-hari.

Lebih lanjut dirinya menekankan pentingnya menanamkan kebiasaan penggunaan bahasa daerah sejak dini, karena bahasa daerah merupakan salah satu warisan budaya daerah.

“Kami mengaskan pentingnya pembiasaan bahasa daerah sejak dini sebagai upaya menjaga identitas budaya di tengah arus globalisasi. Bahasa daerah adalah identitas dan warisan budaya yang jangan sampai putus,” ujarnya.

Menurut dia, jika pembiasaan tidak dimulai dari anak-anak, mata rantai pewarisan bahasa daerah akan terputus dan generasi muda akan kehilangan kedekatan dengan akar budayanya.

Baca Juga: Disdik Palangka Raya Dorong Pola Makan Sehat Sejak Dini

Karena itu, Disdik menyatakan komitmennya memperkuat penggunaan bahasa daerah melalui integrasi dalam pembelajaran di sekolah, program literasi, hingga event budaya di satuan pendidikan.

“Komitmen ini tidak berhenti pada seremoni. Kami akan menyiapkan kurikulum muatan lokal, pelatihan guru, dan model kegiatan yang membuat bahasa daerah hadir dalam keseharian murid, bukan hanya di buku teks,” imbuhnya.

Ia menambahkan, sekolah akan didorong membuat jadwal tertentu seperti ‘hari bertutur bahasa daerah’, lomba mendongeng, membaca puisi lokal, serta penyediaan pojok baca bahasa daerah di perpustakaan sekolah. Evaluasi berkala, kata dia, akan dilakukan untuk mengukur efektivitas kebijakan di lapangan.

Upaya ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga sekaligus kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu mereka, sebelum bahasa daerah tergeser secara permanen oleh dominasi bahasa nasional maupun bahasa asing.

Sementara itu, Kabid Pembinaan SMP Palangka Raya Aswani, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan ajang berjenjang dan berharap para pemenang dapat mewakili Kota Palangka Raya di tingkat provinsi.

"Ajang tingkat provinsi akan dilaksanakan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah nantinya," pungkas Aswani yang juga ketua panitia. (soc/daq/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#dayak ngaju #merdeka belajar #Disdik Palangka Raya #Festival Tunas Bahasa Ibu 2025