Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Disdik Palangka Raya Dorong Pembinaan Karakter, Polisi Edukasi Siswa Sejak Hari Pertama Sekolah

Dodi Abdul Qadir • Selasa, 14 Juli 2026 | 20:24 WIB
MPLS : Personel Polsek Pahandut menjadi pemateri dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 16 Palangka Raya dengan memberikan edukasi kepada siswa-siswi baru tentang etika bermedia sosial serta tata tertib berlalu lintas. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
MPLS : Personel Polsek Pahandut menjadi pemateri dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 16 Palangka Raya dengan memberikan edukasi kepada siswa-siswi baru tentang etika bermedia sosial serta tata tertib berlalu lintas. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 16 Palangka Raya tidak hanya menjadi ajang mengenal lingkungan sekolah.

Sejak hari pertama masuk, para siswa baru dibekali pendidikan karakter melalui penyuluhan tentang etika bermedia sosial, bahaya pergaulan negatif, penyalahgunaan narkoba, hingga disiplin berlalu lintas oleh personel Polsek Pahandut.

Kegiatan yang digelar Selasa (14/7/2026) tersebut dihadiri Panit II Binmas Polsek Pahandut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Petuk Katimpun, Kepala SMPN 16 Palangka Raya, dewan guru, panitia MPLS, dan ratusan peserta didik baru.

Baca Juga: MPLS di Kotim Jadi Ajang Pembentukan Karakter: Fokus Kedisiplinan hingga Larangan Perundungan

Sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan itu mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi mengatakan, pembinaan kepada pelajar tidak hanya menyangkut keamanan di lingkungan sekolah, tetapi juga membangun kesadaran dalam menggunakan media sosial secara bijak dan mematuhi aturan lalu lintas.

Baca Juga: Dana Transfer Belum Final, APBD Kotim 2027 Masih Bisa Berubah

"Melalui kegiatan MPLS ini kami ingin membekali para pelajar dengan pemahaman tentang penggunaan media sosial secara bijak serta pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas sejak dini. Hal ini dimaksudkan agar terhindar dari berbagai pelanggaran maupun tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain," ujarnya.

Dalam penyuluhan tersebut, siswa diingatkan agar memanfaatkan media sosial sebagai sarana belajar, mencari informasi positif, dan mengembangkan kreativitas.

Mereka juga diminta menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, penyalahgunaan media sosial, hingga praktik judi online yang kini mulai menyasar kalangan remaja.

MPLS : Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 16 Palangka Raya. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
MPLS : Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 16 Palangka Raya. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

Selain itu, personel kepolisian mengingatkan pentingnya menjauhi pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan. Para pelajar diminta tetap fokus belajar dan mempersiapkan diri meraih cita-cita.

Materi penyuluhan juga mencakup keselamatan berlalu lintas. Siswa yang belum memenuhi syarat usia atau belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) diimbau tidak mengendarai sepeda motor ke sekolah.

Baca Juga: MPLS di Kotim Fokus pada Karakter, Disdik Janji Tindak Tegas Segala Bentuk Kekerasan

Mereka juga diminta mematuhi aturan penggunaan sepeda listrik di jalan raya dan selalu mengutamakan keselamatan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Aprae Vico Ranan, mengapresiasi keterlibatan Polsek Pahandut dalam kegiatan MPLS.

Menurutnya, pendidikan karakter merupakan fondasi penting untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepatuhan terhadap aturan.

Ia mengajak seluruh siswa menaati tata tertib sekolah, menghormati guru, menjauhi pergaulan negatif, serta berani menolak segala bentuk tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga: Komitmen Komisi III DPRD Kotim: Tak Cukup Penegakan Hukum, Edukasi Jadi Kunci

"Kami berharap para pelajar menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, taat hukum, serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat," katanya.

Vico menambahkan, kolaborasi antara sekolah, kepolisian, pemerintah daerah, dan orang tua menjadi kunci dalam mencetak generasi yang cakap memanfaatkan teknologi, bijak bermedia sosial, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

"Harapan kita seperti itu dan yakin bisa diwujudkan," tandasnya. (soc/daq/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
sekolah PALANGKA RAYA pendidikan tahun ajaran baru mpls