PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan.
Sebanyak 17 mahasiswa menerima bantuan beasiswa senilai masing-masing Rp 8 juta.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan penyaluran beasiswa ini merupakan bentuk tindak lanjut dari aspirasi mahasiswa yang sebelumnya disampaikan kepada DPRD Kota Palangka Raya.
Baca Juga: Wali Kota Fairid Naparin Resmikan Aula Dinas Pendidikan Palangka Raya
“Saya menyamaikan Beasiswa ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan bijak untuk menunjang kebutuhan kuliah,” ujarnya usai penyerahan di Aula Hapakat Jaya, Dinas Pendidikan (Disdik) Palangka Raya, Kamis (2/4/2026).
Fairid menegaskan, beasiswa ini diperuntukkan khusus bagi mahasiswa asal Kota Palangka Raya yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Pemerintah memastikan proses pendataan dilakukan secara cermat agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” terangnya.
Baca Juga: DPR RI: Pemerintah Harus Perketat Pengawasan Khawatir Penimbunan BBM
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani mengungkapkan bahwa program beasiswa bukan kali pertama dilakukan. Sejak 2023, berbagai skema bantuan pendidikan telah dijalankan secara bertahap.
Pada 2023, beasiswa diberikan kepada 512 guru yang menangani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) guna meningkatkan kapasitas mereka. Selanjutnya pada 2024, bantuan serupa menyasar 50 guru di wilayah pinggiran kota untuk melanjutkan pendidikan sarjana.
Tak hanya itu, pada tahun yang sama, 25 warga juga difasilitasi untuk menempuh pendidikan di Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) di Kendal, Jawa Tengah.
Memasuki 2025, beasiswa kembali digelontorkan bagi 50 guru yang belum sarjana agar dapat memenuhi syarat mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Luar biasa, di 2026 ini, cakupan beasiswa kami perluas. Tidak hanya guru, tetapi juga mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi agar tetap bisa melanjutkan pendidikan,” kata Jayani.
Ia menambahkan, bantuan ini dapat digunakan untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) maupun menyelesaikan tugas akhir.
Baca Juga: HIV - AIDS di Kotim Masih Mengkhawatirkan, Terbaru 30 Kasus Menyerang Usia Produktif
Selain penyaluran beasiswa, Dinas Pendidikan juga menyerahkan plakat penghargaan dari Google for Education kepada lima sekolah yang meraih predikat Sekolah Rujukan Google.
Lima sekolah tersebut yakni SMP Negeri 6 Palangka Raya, SMP Negeri 11 Palangka Raya, SDN 4 Menteng, SDN 5 Menteng, dan SDN 13 Palangka Raya. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan sekolah dalam mengimplementasikan transformasi digital melalui Google Workspace for Education.
Baca Juga: Imbas Perang AS - Iran, Harga Plastik di Sampit Naik Signifikan, Pedagang Mulai Kurangi Stok
Jayani berharap, berbagai upaya ini dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kota Palangka Raya.
“Harapannya, pendidikan di daerah ini terus berkembang sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas,” harapnya. (soc/daq)
Editor : Farid Mahliyannor