Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Perburuan Gelar Premier League (EPL) Makin Memanas. Jarak Arsenal dan Man City Makin Dekat. Berikut Klasemen Hingga Pekan ke 26

Agus Jaka Purnama • Jumat, 13 Februari 2026 | 13:10 WIB
Pertemuan Brenfort vs Arsenal di pekan ke 26 Premier League musim 2025/2026
Pertemuan Brenfort vs Arsenal di pekan ke 26 Premier League musim 2025/2026

radarsampitjawapos.com- Arsenal melewatkan peluang emas untuk kembali menjauh enam poin dari Manchester City di puncak klasemen Premier League (EPL) musim 2025/2026. Hasil imbang 1-1 saat tandang ke markas Brentford membuat jarak dengan rivalnya itu semakin dekat. Padahal  persaingan gelar memasuki fase paling menegangkan musim ini.

Menghadapi Brentford yang hanya dua kali kalah di kandang musim ini jelas bukan tugas ringan bagi tim asuhan Mikel Arteta itu.

Melansir Eplindex, babak pertama berjalan jauh dari skenario ideal bagi Arsenal. Brentford tampil disiplin, menutup ruang di lini tengah dan memaksa Arsenal melebar. Aliran bola yang biasanya tajam dan progresif terlihat tersendat.

Peluang terbaik sebelum turun minum datang dari situasi bola mati. Gabriel Magalhães berhasil menyambut tendangan bebas, tetapi sundulannya belum tepat sasaran.

Arteta memberi kesempatan kepada Eberechi Eze untuk menjadi starter liga pertamanya sejak Desember, namun gelandang serang itu kesulitan menembus rapatnya pertahanan tuan rumah dan akhirnya digantikan Martin Ødegaard saat jeda.

Brentford menunjukkan organisasi yang rapi: garis pertahanan kompak, pressing terukur, dan kemampuan membaca jalur umpan membuat Arsenal kesulitan membangun serangan bersih.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-61. Piero Hincapié mengirim umpan silang akurat dari sisi lapangan, dan Noni Madueke menyambutnya dengan sundulan terarah ke sudut jauh gawang Caoimhín Kelleher.

Gol itu terasa seperti momentum penentu. Arsenal tampak telah melewati ujian sulit dan berada di jalur yang tepat untuk mengamankan tiga poin penting dalam perburuan gelar.

Arteta mencoba mengunci pertandingan dengan memasukkan Bukayo Saka, Gabriel Martinelli, dan Riccardo Calafiori guna menambah energi sekaligus menjaga keseimbangan.

Namun, Brentford punya cerita lain. Sepuluh menit setelah tertinggal, mereka kembali menunjukkan betapa berbahayanya situasi bola mati.

Lemparan jauh Michael Kayode menciptakan kemelut di kotak penalti, dan Keane Lewis-Potter paling sigap menyundul bola dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan.

Gol tersebut menegaskan reputasi Brentford sebagai salah satu tim paling efektif dalam skema bola mati bahkan menyaingi Arsenal yang selama ini dikenal kuat dalam aspek tersebut.

Di sisa pertandingan, kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk menang. Igor Thiago digagalkan tekel krusial Cristhian Mosquera, sementara Martinelli memaksa Kelleher melakukan penyelamatan penting di masa tambahan waktu.

Arteta kemudian merefleksikan fase akhir laga dengan jujur, mengatakan, "Arsenal membiarkan permainan menjadi kacau."

Mengenai persaingan gelar juara dengan Manchester City, Arteta enggan terjebak dalam pengandaian. Baginya, tantangan kolektif dan individual untuk terus meningkatkan level permainan adalah satu-satunya cara untuk bertahan hingga Mei mendatang.

"Saya paham (jarak poin bisa lebih lebar), tapi itu hanya 'jika, jika, jika'. Ada banyak 'jika' selama 10 bulan kompetisi ini. Anda hanya bisa fokus pada apa yang harus dilakukan dan mencoba melakukannya dengan cara terbaik," pungkas manajer asal Spanyol tersebut.

Arsenal kini dituntut untuk segera bangkit dan mengevaluasi pertahanan mereka dalam menghadapi situasi bola mati guna menjaga momentum di puncak klasemen Liga Premier Inggris.

Penampilan Brentford sekali lagi menunjukkan mengapa mereka layak berada di posisi ketujuh dan terus mengintip zona Liga Champions. Tim asuhan Keith Andrews memadukan ketangguhan defensif dengan transisi cepat yang terorganisir.

Tekanan agresif mereka memancing kesalahan, mengangkat atmosfer stadion, dan mendorong momentum hingga peluit akhir. Melihat jalannya pertandingan, satu poin terasa adil meski kemenangan untuk tuan rumah pun bukan hasil yang mustahil.

Bagi Arsenal, hasil ini bukan sekadar kehilangan dua poin. Ini adalah pengingat bahwa setiap detail kini menentukan dalam perebutan gelar. (he/jpc)

Berikut Klasemen Liga Inggris sampai Pekan ke-26

  1. Arsenal 57 poin
  2. Manchester City 53 poin
  3. Aston Villa 50 poin
  4. Manchester United 45 poin
  5. Cheslea 44 poin
  6. Liverpool 42 poin
  7. Brentford 40 poin
  8. Everton 37 poin
  9. Bournemouth 37 poin
  10. Newcastle United 36 poin
  11. Sunderland 36 poin
  12. Fulham 34 poin
  13. Crystal Palace 32 poin
  14. Brighton 31 poin
  15. Leeds United 30 poin
  16. Tottenham Hotspur 29 poin
  17. Nottingham Forest 27 poin
  18. West Ham United 24 poin
  19. Burnley 18 poin
  20. Wolverhampton Wanderers 9 poin

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#arsenal #Brentford #epl #puncak klasemen #gelar Premier League #liga inggris #manchester city #pekan ke 26