Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Rizki Juniansyah Diangkat Jadi Perwira TNI setelah Raih Medali Emas Olimpiade dan Rekor Dunia Angkat Besi

Agus Jaka Purnama • Jumat, 7 November 2025 | 21:15 WIB

 

Rizki Juniansyah
Rizki Juniansyah

radarsampit.jawapos.com- Nama Rizki Juniansyah viral, setelah dirinya baru diangkat menjadi perwira TNI berpangkat letnan dua (Letda). Hal itu diberikan kepadanya lantaran berhasil meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 dan pemegang rekor dunia.

Rizki Juniansyah mengaku sangat bersyukur mendapatkan itu setelah berhasil meraih dua emas dan satu perunggu dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025. "Alhamdullilah saya diangkat menjadi Letnan dua," kata Rizki Juniansyah kepada JawaPos.com saat ditemui Mess Kwini, Jakarta Pusat, Rabu (5/11).

Ia juga mengaku, menjadi anggota TNI termasuk salah satu impian dan cita-citanya. Dirinya ingin menjadi orang pertama yang menjadi bagian dari aparat negara di keluarganya. Selain itu, menjadi aparat juga termasuk permintaan dan keinginan sang ayahnya, Muhammad Yasin yang telah berpulang. 

"Keluarga juga tak ada yang jadi aparat. Saya ingin saja salah satu anak orang tua ingin di angkat besi jadi, buat karier masa depan juga jadi. Sebelum meninggal, pas sebelum olimpiade juga. Cuma waktu itu banyak ya sampai tiga kali."Alhamdullilah rezekinya saat ini. Alhamdullilah terlaksana, nanti mungkin tanggal saya dilantik, saya akan ke makam ayah saya pakai seragam," ungkap atlet yang akrab disapa Kijun ini.

Sementara itu, profil Rizki Juniansyah, dia lahir dari keluarga atlet angkat besi sehingga sejak kecil sudah sangat akrab dengan olahraga itu. Ayahnya, M Yasin adalah atlet angkat besi nasional yang pernah meraih prestasi di SEA Games antara 1983-1993.

Kemudian ibundanya, Yeni Rohaeni, juga atlet angkat berat Provinsi Banten. Kedua kakaknya, Randy Maulida Yasin dan Riska Anjani Yasin serta kakak iparnya, Triyatno, juga menggeluti olahraga angkat besi sebagai atlet.

Latar belakang itu lah membuat Kijun sudah berlatih angkat besi dari berusia sembilan tahun. Kariernya pun diisi dengan prestasi mentereng sejak remaja. Ia mampu meraih emas Kejuaraan Nasional beruntun pada 2017 dan 2018. Selain itu, menjadi juara Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja 2018, Pekan Olahraga Provinsi 2018, dan PON 2021.

Di level internasional, Rizki membuat sejarah dan Indonesia bangga berkat keberhasilannya meraih emas Junior World Championships 2021 dan 2022 kelas 73 kilogram.

Ia bahkan juga tercatat sebagai pemegang rekor junior yang sampai saat ini belum terpecahkan. Yakni snatch 157kg dan clean & jerk 194 kg, serta total angkatan sebesar 349 kg.

Meski berprestasi sejak muda, Kijun sempat mengalami masalah kesehatan. Ketika ia harus sampai menjalani operasi usus buntu tiga bulan setelah meraih emas SEA Games pada Mei 2023. Kondisi itu sempat membuat kansnya lolos ke Olimpiade Paris 2024 tertutup.

Namun Rizki Juniansyah  bisa bangkit. Dia berhasil meraih emas Piala Dunia IWF 2024 dengan mencetak rekor dunia dengan total angkatan 365 kg dan mengunci tiket Olimpiade Paris 2024. Bahkan puncak prestasinya adalah dia meraih emas Olimpiade untuk Indonesia di kelas 73 kg.

Prestasinya terbaru, berhasil menjadi juara dunia angkat besi di kelas 79 kg putra dengan total angkatan 361 kg (157 kg snatch dan 204 kg clean & jerk). Bukan itu saja, beban pada nomor clean & jerk dan total angkatannya juga memecahkan rekor dunia.(dim/he/jpc)

Editor : Agus Jaka Purnama
#Rizki Juniansyah #lifter #angkat besi #perwira tni #Medali Emas Olimpiade #Olimpiade Paris 2024 #rekor dunia