Perusahaan BUMN tersebut memastikan seluruh korban mendapatkan jaminan asuransi dari negara sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan data sementara, kecelakaan tragis itu menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka.
Petugas Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Selatan langsung turun ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan korban.
Petugas juga telah berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas terkait penerbitan laporan polisi sebagai syarat administrasi penjaminan korban kecelakaan.
Selain itu, pihak Jasa Raharja mendatangi rumah sakit tempat korban dirawat guna memastikan korban luka mendapatkan jaminan biaya perawatan.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan seluruh korban memperoleh hak santunan dan jaminan perawatan sesuai Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964.
“Jasa Raharja hadir untuk memastikan korban kecelakaan lalu lintas memperoleh perlindungan dasar secara cepat dan tepat. Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk bergerak cepat melakukan pendataan, koordinasi dengan rumah sakit dan pihak terkait, serta memastikan seluruh korban memperoleh haknya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Jasa Raharja juga telah menerbitkan surat jaminan atau guarantee letter kepada RSUD Rupit Muratara guna mempercepat penanganan medis bagi korban luka-luka.
Selain penanganan korban selamat, petugas turut melakukan pendataan korban meninggal dunia dan ahli waris guna mempercepat proses penyaluran santunan.
“Jasa Raharja turut menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut dan berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat,” tambah Awaluddin.
Diketahui, kecelakaan terjadi saat Bus ALS bernomor polisi BK 7451 DL melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi. Bus diduga berusaha menghindari lubang jalan dengan membanting setir ke kanan hingga menabrak truk tangki yang datang dari arah berlawanan.
Benturan keras membuat kedua kendaraan langsung terbakar hebat dan menyebabkan banyak korban terjebak di dalam kendaraan. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. (jpg)
Editor : Slamet Harmoko