Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pemerintah Siap Siaga di Berbagai Sektor Menghadapi Nataru. Mendagri Ingatkan Pengalaman Buruk di Korea Selatan

Agus Jaka Purnama • Senin, 1 Desember 2025 | 12:30 WIB
Mendagri Tito Karvanian saat memimpin salah satu agenda rapat koordinasi.
Mendagri Tito Karvanian saat memimpin salah satu agenda rapat koordinasi.

radarsampit.jawapos.com-Mendekati momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah pusat dan daerah mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, di berbagai sektor.

Hal itu mengingat, mobilitas masyarakat akan meningkat dalam momen Nataru.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian, menyatakan pentingnya kesiapan berbagai sektor untuk memastikan aktivitas masyarakat berlangsung lancar dan aman.

“Momen Nataru yang paling penting adalah masalah satu alat sistem transportasi, baik darat, laut maupun udara, karena mobilitas masyarakat akan tinggi. Baik untuk merayakan Natal, liburan tahun baru pulang kampung atau liburan ke tempat-tempat wisata. Ini perlu kita siapkan bersama,” ujarnya saat memimpin rapat koordinasi pemerintah pusat dan daerah, sebagai antisipasi momentum Nataru, Senin (1/12).

Selain sektor transportasi, Tito juga mengingatkan potensi kenaikan harga bahan pangan, mengingat kebutuhan masyarakat menjelang hari besar biasanya meningkat, sehingga harga pangan berpotensi melonjak.

"Oleh karena itu kita mengundang stake holder di bidang kesiapan pangan. Koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan harus diperkuat, terutama untuk menjaga ketersediaan serta stabilitas harga kebutuhan pokok,"paparnya.

Tito jua menekankan kepada pemerintah daerah, agar aktif memantau kondisi di lapangan agar kenaikan harga dapat dicegah sedini mungkin.

Selain itu, terkait kondisi keamanan, Tito mengingatkan potensi peningkatan jumlah masyarakat yang bepergian. Hal itu dapat menimbulkan risiko, baik terhadap kecelakaan lalu lintas maupun kejadian yang terkait bencana alam.

"Dimensi keamanan, baik lalu lintas, maupun keamanan yang berhubungan dengan bencana alam, tempat-tempat wisata yang ombaknya besar, kemudian udara yang buruk misalnya, juga titik-titik untuk mengamankan malam tahun baru,” urainya.

Tito menegaskan, kawasan wisata yang bakal padat pengunjung  juga harus memiliki mekanisme pengaturan massa yang memadai.Ia meminta  pemerintah daerah memastikan petugas keamanan, jalur evakuasi, serta pengendalian kerumunan bisa berjalan efektif demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Dirinya mengingatkan pengalaman buruk dari negara lain menjadi pelajaran penting. Dicontohkannya seperti tragedi Halloween di Seoul, Korea Selatan pada 2022 lalu yang menelan banyak korban.

"Seperti kalau di Jakarta di Ancol, kita tidak ingin terjadi seperti peristiwa di Seoul, Korea, pada saat terjadi Halloween, beberapa tahun lalu.Hal itu tidak diamankan dengan baik, tidak diantisipasi sehingga akhirnya mengorbankan cukup banyak korban yang meninggal 151. Hampir 500 termasuk yang hilang, itu negara moderen, tapi persiapan tidak dilakukan,”pungka Tito Karnavian.(jpc/gs)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#pemerintah daerah #pemerintah pusat #kenaikan harga pangan #mendagri tito karnavian #Sektor Keamanan #tempat wisata #Mengantisipasi #transportasi #momen nataru