Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

MBG Berkelanjutan Perkuat SDM dan Ekonomi Lokal Lewat Jaringan Dapur Gizi

Gunawan. • Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:54 WIB
MENINJAU: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Panglima Kodam (Pangdam) Mayjen TNI Zainul Arifin saat meninjau SPPG Kemala 1 Presisi Polda Kalteng.
MENINJAU: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Panglima Kodam (Pangdam) Mayjen TNI Zainul Arifin saat meninjau SPPG Kemala 1 Presisi Polda Kalteng.

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia berkualitas melalui kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain memenuhi kebutuhan gizi harian anak-anak, program ini dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Pelaksanaan MBG melibatkan kolaborasi lintas pihak mulai dari pemerintah daerah dan sekolah hingga pelaku UMKM makanan serta petani lokal sehingga efek program meluas tidak hanya ke peserta didik tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi di lingkungan sekolah dan sekitarnya.

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menyatakan dukungannya terhadap kelanjutan MBG di tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Irma, meski ada sejumlah persoalan yang perlu diperbaiki, program ini memiliki dampak ekonomi dan lapangan kerja di level daerah.

”Program ini tetap mampu menambah lapangan kerja serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah," ujar Irma.

Irma juga menilai, capaian pemerintah selama setahun berjalan mendapat sambutan positif dari publik.

”Alhamdulillah, tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo-Gibran di atas 80 persen itu menunjukkan bahwa rakyat percaya pada pemerintah," katanya.

Data resmi Badan Gizi Nasional (BGN) menunjukkan bahwa hingga 20 Oktober 2025 Program MBG telah menjangkau 36.773.520 penerima manfaat yang terdiri dari kelompok PAUD, pelajar jenjang SD hingga SMA, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

BGN juga mencatat lebih dari 12.500-an Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah aktif beroperasi di seluruh Indonesia sebagai unit yang menyiapkan dan menyalurkan makanan bergizi dengan standar keamanan dan higienitas.

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan, keberadaan SPPG menjadi bagian penting untuk memastikan MBG berjalan efektif dan merata serta terus diperluas terutama ke wilayah 3T.

”Capaian lebih dari 12.500-an SPPG aktif ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan Program MBG berjalan efektif dan merata. Setiap SPPG berperan penting sebagai dapur komunitas yang mengolah dan menyalurkan makanan bergizi dengan standar keamanan dan higienitas yang ketat," ujar Dadan.

Dengan memperkuat jaringan produksi dan distribusi pangan lokal serta membuka peluang usaha mikro di sekitar SPPG, MBG tidak hanya menargetkan perbaikan gizi tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi dari tingkat komunitas.

Pemerintah menegaskan akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program agar manfaatnya lebih merata dan masalah yang muncul bisa segera ditangani. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#SPPG #Makan Bergizi Gratis (MBG)