Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Renovasi Infrastruktur Sekolah Rakyat Jadi Prioritas Nasional, Pastikan Transparansi Proyek

Gunawan. • Selasa, 24 Juni 2025 | 14:05 WIB
SEKOLAH RAKYAT: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo saat pertemuan dengan Menteri Sosial membahas program Sekolah Rakyat. (Pemprov Kalteng/Radar Sampit)
SEKOLAH RAKYAT: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo saat pertemuan dengan Menteri Sosial membahas program Sekolah Rakyat. (Pemprov Kalteng/Radar Sampit)

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah mempercepat upaya memperbaiki fasilitas Sekolah Rakyat di seluruh nusantara sebagai bagian dari agenda prioritas nasional 2025.

Targetnya, memberikan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan bermutu bagi setiap anak, terutama mereka dari keluarga kurang mampu.

Menurut data Kementerian PUPR, lebih dari 2.000 Sekolah Rakyat memerlukan perbaikan segera.

Program renovasi mencakup perbaikan ruang kelas, toilet, sarana sanitasi, perpustakaan, hingga penyediaan akses air bersih dan koneksi internet.

Selain itu, kapasitas ruang belajar akan diperluas agar rasio murid per kelas dapat ditekan.

Menteri PUPR, Dody Hanggodo, menegaskan penggunaan teknologi mutakhir untuk memantau kemajuan proyek secara real-time.

”Kami menerapkan continuous auditing and monitoring (CACM), building information modelling (BIM), drone, dan CCTV online untuk menjamin transparansi serta efisiensi pelaksanaan di 63 lokasi,” ujar Dody.

Sementara itu Wakil Menteri PUPR, Diana Kusumastuti, menyampaikan bahwa tahap awal renovasi difokuskan di wilayah Timur Indonesia, terutama daerah terdampak bencana dan terisolasi.

”Renovasi akan selesai bertahap hingga akhir 2025 dengan memberdayakan tenaga kerja lokal, sehingga program ini juga menstimulasi perekonomian setempat,” ungkapnya.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menambahkan bahwa 100 titik Sekolah Rakyat tahap pertama sudah siap menampung hampir 10.000 siswa.

Guru, tenaga kependidikan, dan kepala sekolah telah direkrut, dan penguatan wawasan kerja akan dilakukan melalui balai latihan kerja.

Pemerintah berharap perbaikan infrastruktur ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan belajar, tetapi juga memacu motivasi guru dan siswa, menekan angka putus sekolah di zona 3T, serta menyiapkan generasi berdaya saing tinggi.

Melalui renovasi Sekolah Rakyat, visi “Indonesia Emas 2045” semakin mendekati kenyataan. (*)

Editor : Gunawan.
#Sekolah Rakyat #infrastruktur #renovasi